Tag Archives: Kefir

Pengawet Makanan Beracun TBHQ

Galeri

Kefir Menyebabkan Batu Ginjal? – Oleh : Adi Kumbara

Standar
  • Image

    Batu ginjal yang paling dominan adalah Kalsium Oksalat. Jadi untuk terbentuknya batu ginjal, diperlukan adanya Kalsium dan Asam Oksalat (tepatnya ion Kalsium dan ion Oksalat).

    Kebutuhan Kalsium orang dewasa rata-rata sekitar 1000 mg per hari (antara 800 – 1500 mg/hari)

    Bila kita minum susu atau Kefir rata-rata 2 gelas sehari (400 gram), maka terdapat 500 mg Kalsium, atau 50% dari AKG harian. Ini masih belum mencukupi kebutuhan tubuh akan kalsium.

    Kefir memberikan Kalsium yang lebih baik dari susu, karena hadirnya asam laktat, yang membentuk Kalsium laktat yang mudah diserap dan mudah dipakai untuk pembentukan tulang. Suplemen Kalsium yang banyak dijual di toko obat/apotik, disediakan dalam bentuk Kalsium Laktat.

    Tapi kalsium ini akan menjadi pemicu munculnya batu ginjal (kalsium oksalat) bila dalam waktu bersamaan kita juga mengonsumsi makanan yang mengandung asam oksalat tinggi, seperti bayam, kubis, daun singkong, seledri dsb. Atau cemilan seperti kentang, singkong dsb, yang juga mengandung Kalsium oksalat cukup tinggi.

    Oksalat paling tinggi terdapat pada bayam, sampai sekitar 2%, dan sebagian besar sudah dalam bentuk kalsium oksalat. Tapi bila kita makan bayam disertai Kefir, maka kalsium oksalat pada bayam akan dihalangi untuk diserap oleh usus, melainkan diserap oleh probiotik pada Kefir. Sementara adanya asam laktat akan melarutkan sebagian dari Kalsium Oksalat menjadi Kalsium laktat yang kemudian diserap oleh tubuh.

     
    Kefir justru mengikis Batu Ginjal.
    Asam Laktat pada Kefir (terutama Kefir Bening), akan sampai pada ginjal, dan mengikis batu ginjal. Hasil kikisan ini akan terbawa keluar bersama urin. Tapi hal ini bisa memunculkan salah interpretasi bahwa tingginya kadar kristal kalsium pada urin akibat terbentuk oleh Kalsium pada Kefir, padahal justru sedang membuang kristal yang mengendap pada ginjal, atau menjaga agar kalsium oksalat yang kita konsumsi tidak mengendap pada ginjal, melainkan terbawa bersama air seni.

    Walau begitu, harus kita perhatikan bahwa mengonsumsi Kefir bersamaan dengan makanan yang mengandung asam oksalat tinggi adalah kontra produktif. Apalagi bila kemudian kita kurang minum air, sehingga penggelontoran kristal Kalsium Oksalat ini tidak optimal, lalu tetap saja mengendap di ginjal dan kemudian membentuk batu ginjal.

    Lebih parah bila kita mengonsumsi susu (belum jadi Kefir) bersamaan dengan sayuran ber-oksalat tinggi, karena susu tidak mengandung asam laktat dan probiotik, sehingga Kalsium yang dikandungnya langsung membentuk kalsium oksalat yang berpotensi membentuk batu ginjal. Ini membentuk persepsi, bahwa minum susu tidak menghalangi osteoporoisis, bahkan memicu batu ginjal, padahal kekeliruannya adalah mengonsumsi susu bersamaan dengan makanan yang mengandung asam oksalat tinggi.
    Sayang masih banyak dokter yang tidak bisa membedakan pengaruh Kefir dan Susu dalam proses pembentukan Kalsium Oksalat/Batu Ginjal, sehingga menarik kesimpulan yang keliru.

    Untuk mengurangi kalsium oksalat pada sayuran, maka sayuran direbus dan airnya dibuang. Ini adalah trade-off dengan menjaga kandungan vitamin yang terdapat pada sayuran, yang juga hilang. Tapi adanya Kefir akan meng-kompensasikan kerugian ini.
    Copy Right By : Adi Kumbara – DOK KKI

     
  • Eka Gunawan ‘EG’ Untuk Batu Empedu biasanya : saya menyarankan menggunakan Kefir Prima 3 x 150 ml , 100 – 150 ml Kefir Bening menjelang tidur dan VCO ( 2-3 sdm pagi dan malam / ½ jam setelah minum kefir ) . kefir prima : mampu melakukan pemecahan empedu di dalam usus halus sehingga tidak diserap kembali oleh usus. Akibatnya hati dirangsang untuk membuat lebih banyak empedu dari kolesterol di dalam darah. Kedua hal itu menurunkan kadar kolesterol., Kefir Bening : untuk meluruhkan dan memecah batu empedu ,selain itu juga menjaga ketersedian cairan elektrolit dalam tubuh, VCO : untuk mencegah iritasi dan memudahkan jalan keluar batu pada saluran empedu,…. Biasanya dalam 2 minggu gangguan bisa teratasi,perhatikan feces ketika B A B..jika terdapat warna gelap atau kehijauan berarti batu empedu sudah keluar……………….. Jangan lupa Pola makan dan hidup sehat …..salam sehat bersama kefir
     
    Sayangi ginjal Anda, jangan menunggu sakit lalu diobati, tapi rawatlah ginjal sebaik-baiknya dengan cara hidup yang sehat.
    Image
     
    Kefir dibuat berdasarkan pesanan. Hubungi Marinki’s Kefir, SMS dan whatsapp : 0811892010
     

Meningitis : Cara Menghindari Orang yang Memiliki Meningitis dan Perlunya Kolostrum

Standar

Image

Ketika media meliput orang terkenal harus dirawat di Rumahsakit karena didiagnosa sakit Meningitis, kita yang mendengar tersentak juga meski pun penyakit ini sudah lama dikenal di dunia dan meningitis termasuk penyakit menular yang berbahaya. Umumnya calon jemaah haji yang akan menunaikan ibadah haji diwajibkan mendapat vaksinasi meningitis ini. Saya pun ingat waktu itu di tahun 1996 terjadi wabah epidemi meningitis di sub-Sahara Afrika, wabah epidemik ini membentang dari Senegal barat ke Ethiopia Timur, tepatnya di wilayah Sahel. Dari jumlah penduduknya sebanyak 300 juta orang, dan terjadi kasus meningitis sebanyak 250.000 kasus dan yang meninggal dunia sebanyak 25.000 orang akibat penyakit ini. Karena itu epidemi ini dikategorikan ke kejadian luar biasa, dan meski pun di tahun 1996 saya pun mendapat vaksinasi meningitis oleh seorang dokter Jerman (lupa namanya, tapi dia berpraktek di sana dan sudah menjadi dokter kepercayaan orang asing yang sedang bertugas di Tokyo). Pertimbangan saya waktu itu bukan berarti saya tidak akan terkena sakit, tapi paling tidak ada proteksi di tubuh sehingga kekebalan tubuh saya cukup untuk melawan hantaman virus yang terus terang saat itu epidemi meningitis sedang mewabah di benua Afrika dan bisa saja menularkan ke jemaah haji di Makkah.

 

Siapa yang berpotensi terkena Meningitis :

Semua usia orang bisa terinfeksi virus ini, tapi ada beberapa faktor yang bisa meningkatkan resiko untuk meningitis, yaitu :

  • Genetika
  • Laki-laki. Umumnya pria lebih sering dari pada perempuan,
  • Umur, mulai bayi  sampai usia dewasa matang (bayi, anak-anak, remaja, dewasa matang) berada pada resiko tertinggi terkena meningitis,
  • Kondisi hidup yang berdesakan, misalnya tinggal di asrama, atau rumah berpenduduk rapat,
  • Anak-anak yang siang hari berada di pusat penitipan anak,
  • Terpapar urin hewan pengerat, banyak serangga (kutu) di karpet dan bahan-bahan tempat yang disukai kutu kutu seperti sofa kain,
  • Tidak mendapatkan MMR, Hib dan PCV (ini nama-nama yang ada di imunisasi) sebelum usia 2 tahun (data ini menurut medis RumahSakit),
  • Melakukan perjalanan ke daerah wabah “meningitis belt” atau juga tidak menerima vaksin meningokokus.
  • Pada waktu dewasa matang belum mendapatkan PPV, imunisasi dan atau tidak memiliki limpa yang berfungsi baik,Sifat penularan virus meningitis viral ini mirip sekali dengan penularan virus  yang lainnya. Cara menghindarkannya pun sama, yaitu dengan cara mencuci tangan setelah bersentuhan dengan benda-benda atau orang yang tidak kita ketahui terpapar virus. Jangan membiasakan minum atau makan dari wadah secara bersamaan, kita tidak bisa melihat apakah seseorang itu membawa virus meningitis yang tidak bisa berkembang atau yang bisa mengembangkannya. Terutama terhadap anak-anak yang kita bawakan wadah minum ke sekolah, lalu ada temannya yang ikut minum dari wadah yang sama, atau sedotan yang sama. Sebaiknya ajari anak-anak kita agar tidak melakukan itu bersama teman-temannya. 

Virus yang menyebabkan meningitis viral yang menular ; enterovirus, misalnya, sangat umum terjadi selama musim panas dan awal musim gugur ( di negara 4 musim : musim panas terjadi mulai Juni sd Agustus, dan musim gugur terjadi mulai September sd November) sedangkan di negara sub tropis seperti Indonesia, bisa sepanjang tahun ada panasnya.

Sebagian besar orang yang terinfeksi tidak memiliki gejala, yang tampak hanya pilek atau ruam kulit dengan demam ringan, dan hanya sebagian kecil saja yang terinfeksi yang benar-benar mengembangkan meningitis. Jika Anda berada di sekitar seseorang yang memiliki meningitis viral, artinya Anda memiliki kesempatan terinfeksi, tetapi kesempatan yang sangat kecil untuk mengembangkan meningitis. Organisme dapat ditularkan dari satu orang ke orang lain melalui ciuman, hubungan seks, atau kontak dengan darah yang terinfeksi. 

Enterovirus, adalah penyebab yang paling umum dari meningitis viral, dan yang paling sering menyebar melalui kontak langsung dengan sekret pernapasan, misalnya air liur, dahak, atau ingus dari orang yang terinfeksi. Cara penularannya bisa terjadi tanpa disadari ketika berjabat tangan dengan seseorang yang terinfeksi atau menyentuh sesuatu yang sedang dipegang, lalu mengusap hidung atau mulut sendiri. Virus ini juga bisa ditemukan pada tinja orang yang terinfeksi, dan menyebar melalui rute anak-anak yang ke toilet, terutama pada anak anak yang belum terlatih menggunakan toilet. Masa inkubasi enterovirus antara 3 hari dan sd 7 hari, terhitung saat terinfeksi sampai mengembangkan gejalanya. Biasanya virus ini dapat menyebar lagi kepada orang lain dimulai sekitar 3 hari setelah terinfeksi sampai sekitar 10 hari setelah mengembangkan gejala. 

Cuci tangan sesering mungkin terutama jika Anda memiliki meningitis atau sedang merawat seseorang dengan meningitis. Cuci tangan setelah menggunakan toilet atau setelah membantu anak yang sakit menggunakan toilet, juga setelah mengganti popok bayi yang sakit, dan setelah menangani barang-barang berupa seprai handuk, pakaian pribadi seseorang dengan meningitis.

Perlu dipahami bahwa seseorang yang terinfeksi enterovirus tidak menjadi sakit untuk sebagian besar orang, tapi hal ini bukan untuk diabaikannya soal kebersihan pribadi dan tindakan ini dapat membantu mengurangi kesempatan tertular.

TIPS : MENCUCI TANGAN – PENGENDALIAN INFEKSI

  • Bersihkan tangan menggunakan sabun dan air, hingga bersih.
  • Gunakan desinfektan yang dibuat sendiri juga bisa : larutkan 1/4 klorin dan 1 galon air, dengan cara yang sangat mudah, tapi sangat efektif untuk menonaktifkan virus, terutama pada pengaturan yang digunakan di tempat penitipan anak.
  • Jauhkan rumah dari binatang-binatang pembawa virus atau yang bisa mengkontaminasi makanan atau minuman dari urin tikus, hamster yang terinfeksi. 
  • Bebaskan rumah dari nyamuk dan kutu yang sering tanpa kita sadari ada di karpet, kasur, bantal, sofa, gordin. 

Kolostrum (COLOSTRUM)

Melakukan tindakan preventif adalah yang terbaik. Bayi dan anak-anak di usia 2 sampai 6 bulan jika benar benar diberikan ASI dapat melindungi anak anak terhadap gangguan virus meningitis yang disebabkan oleh Haemophilus influenzae tipe b (Hib). Namun beberapa ahli medik dan gizi dari beberapa sumber mengatakan bahwa pemberian ASI adalah terbaik, dibandingkan pemberian vaksin Hib.

Salam sehat bersama Marinki Kefir.

 

Kefir Menyembuhkan Tuberculosis (TBC)

Standar

Image

Fakta Tuberkulosis

Tuberkulosis ( TB ) merupakan salah satu infeksi yang paling umum di dunia. Sekitar 2 miliar orang terinfeksi TB dan hampir 3 juta orang meninggal setiap tahun. Di Kanada , ada sekitar 1.600 kasus baru TB setiap tahun.

Bakteri yang menyebabkan TB disebut Mycobacterium tuberculosis . Seseorang dapat terinfeksi namun tidak memiliki gejala penyakit aktif – ini disebut TB aktif .

Bayi , anak-anak prasekolah , dan senior juga berisiko lebih besar karena sistem kekebalan tubuh yang lemah.Untuk seseorang dengan sistem kekebalan tubuh yang sehat , hanya ada kesempatan seumur hidup 10 % dari bakteri TB mengaktifkan kembali dan menyebabkan gejala-gejala aktif TB . Jika sistem kekebalan tubuh telah melemah karena HIV ( human immunodeficiency virus ) atau penyakit lain , risiko pergerakan dari infeksi aktif ke peningkatan gejala penyakit aktif sampai 10 % per tahun .

Bagaimana TBC ini di Indonesia?

Setiap tahun kita memperingati Hari Tuberculosis Sedunia, bulan depan tepatnya tanggal 24 Maret 2014, dan setiap tahun pula penderita TBC meningkat (Laporan dari WHO) meski pun peringkatnya dari tahun ke tahun ada penurunan.

Penderita TBC di Indonesia Hampir Capai 300.000 orang! (VOA melaporkan)

Kasus Tuberkulosis paling banyak ditemukan di daerah Indonesia bagian Timur seperti Papua, Papua Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Maluku.

Laporan VOA : 

Fathiyah Wardah

16.12.2010

Kepala Seksi Bimbingan dan Evaluasi Dikrektorat Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan Dr Asik Surya, Jumat di Jakarta  menjelaskan hingga saat ini jumlah penderita Tuberkulosis (TBC) di Indonesia sekitar 299 ribu orang. 

Kasus Tuberkulosis ini banyak ditemukan di daerah Indonesia bagian Timur seperti Papua, Papua Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Maluku. Hal tersebut menurut Dr. Asik disebabkan karena infrastruktur dan petugas kesehatan yang belum memadai dan juga faktor geografis.

Untuk itu, Kementerian Kesehatan melakukan percepatan pembangunan kesehatan di wilayah-wilayah tersebut untuk menangani masalah penyakit menular itu.

Asik Surya mengatakan, “(Kita) membuat suatu mobile yang terdiri dari dokter, perawat dan sebagainya, mereka yang sudah dibekali dengan teknis laboratorium dan sebagainya, mereka yang keliling dari kampung ke kampung. Sementara yang di Maluku, di situ satu pulau itu dibuat suatu puskesmas semacam puskesmas rujukan kalau dulu pulau satu merujuk pulau yang lainnya.”

Meskipun saat ini penderita Tuberkulosis di Indonesia sekitar 299.000 orang namun jumlah ini menurut Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan,  Tjandra Yoga Aditama,  telah menurun dari tahun-tahun sebelumnya.

Berdasarkan Data Badan Kesehatan Dunia (WHO)  pada tahun 2007 menyatakan jumlah penderita Tuberkulosis di Indonesia sekitar 528 ribu atau berada di posisi tiga di dunia setelah India dan Tiongkok. 

Laporan WHO pada tahun 2009 mencatat peringkat Indonesia menurun ke posisi lima dengan jumlah penderita TBC sebesar 429 ribu orang.

Dengan terus menurunnya jumlah penderita TBC di Indonesia, Tjandra Yoga yakin Indonesia akan berhasil mencapai tujuan pembangunan Millenium (MDGs) yang salah satunya memerangi HIV/AIDS, malaria dan penyakit menular lainnya termasuk Tuberkulosis. Tjandra Yoga juga meminta peran serta pemerintah daerah dalam menganggulangi TB.

Tjandra Yoga menjelaskan, “Kita tahu pelayanan kesehatan apapun juga saat ini sudah didesentralisasikan sehingga peran daerah akan sangat penting dalam penanggulangan TB ini.”

Sementara itu, Koodinator United Nations Millennium Campaign untuk Indonesia, Wilson Siahaan meminta pemerintah Indonesia termasuk Kementerian Kesehatan melakukan terobosan dengan segera agar tujuan pembangunan millennium dapat tercapai pada tahun 2015.

Wilson mengatakan, “Terobosan yang pertama yaitu mengalokasikan anggaran lebih efektif untuk daerah-daerah maupun sektor-sektor yang tertinggal, harus ada program khusus untuk percepatan MDGs disitu. Yang kedua, pengembangan kapasitas tentunya, nah perlu ada penambahan pelatihan atau penambahan-penambahan tenaga 
ahli.”

United Nations Millennium Campaign adalah bagian dari Perserikatan Bangsa-bangsa yang mendukung upaya masyarakat untuk memastikan pemerintah memenuhi komitmen  bagi pencapaian MDGs atau tujuan pembangunan millennium.

Penyebab Tuberkulosis

Hanya orang yang memiliki infeksi TB aktif dapat menyebarkan bakteri TB . Batuk, bersin , berbicara bahkan dapat melepaskan bakteri ke udara di sekitarnya , dan orang-orang menghirup udara ini kemudian dapat menjadi terinfeksi . Hal ini lebih mungkin terjadi jika Anda tinggal dalam jarak dekat dengan seseorang yang memiliki TB atau jika ruang tidak berventilasi baik .

Setelah seseorang terinfeksi , bakteri akan menetap di kantung udara dan bagian-bagian dari paru-paru dan , dalam banyak kasus , akan terkandung oleh sistem kekebalan tubuh .

Kesempatan Anda untuk menjadi terinfeksi lebih tinggi jika Anda berasal dari – atau melakukan perjalanan ke negara – negara tertentu di mana TB adalah umum . Orang-orang yang berada pada risiko yang lebih besar untuk infeksi TB termasuk orang tua , tunawisma , orang dengan masalah penggunaan narkoba , orang yang telah menghabiskan waktu di lembaga pemasyarakatan , dan orang dengan sistem kekebalan yang lemah dari HIV atau AIDS ( Acquired Immune Deficiency Syndrome ) . Tentu saja, kemungkinan meningkat jika Anda memiliki kedekatan atau sering berhubungan dengan seseorang yang memiliki gejala TB aktif . Hal ini terutama berlaku untuk petugas kesehatan yang mungkin terkena pasien dengan TB aktif .

Faktor-faktor berikut mungkin memainkan peran dalam mempromosikan penyakit aktif pada seseorang yang memiliki infeksi TB aktif :

  • Diabetes
  • Kanker kepala atau leher
  • Penyakit yang menekan sistem kekebalan tubuh , seperti HIV atau AIDS
  • Penyakit ginjal
  • Penggunaan Steroid jangka panjang
  • Malnutrisi
  • Obat-obat yang menekan sistem kekebalan tubuh , seperti obat antikanker ( misalnya , Cyclosporine , Tacrolimus ) *
  • Kehamilan
  • Radioterapi

Gejala dan Komplikasi Tuberkulosis

Image

Tidak ada gejala yang berhubungan dengan TB aktif . Ini berarti bahwa seseorang mungkin telah memperoleh bakteri TB dan belum menunjukkan tanda-tanda atau gejala infeksi . Gejala hanya muncul ketika infeksi TB menjadi aktif .

Gejala berkembang secara bertahap , dan mungkin diperlukan waktu berminggu-minggu sebelum Anda melihat bahwa ada sesuatu yang salah dan memeriksakan ke dokter . Meskipun bakteri TB dapat menginfeksi organ ( misalnya , ginjal , kelenjar getah bening , tulang , sendi ) dalam tubuh , penyakit ini umumnya terjadi di paru-paru .

Gejala umum termasuk :

  • Batuk yang berlangsung lebih dari 2 minggu dengan hijau, kuning , atau berdarah sputum
  • Penurunan berat badan
  • Kelelahan
  • Demam
  • Berkeringat di malam hari
  • Panas dingin
  • Nyeri dada
  • Sesak napas
  • Kehilangan nafsu makan

Terjadinya gejala tambahan tergantung di mana penyakit ini telah menyebar di luar dada dan paru-paru . Sebagai contoh, jika TB menyebar ke kelenjar getah bening , dapat menyebabkan pembengkakan kelenjar pada sisi leher atau di bawah lengan . Ketika TB menyebar ke tulang dan sendi , hal ini dapat menyebabkan rasa sakit dan pembengkakan pada lutut atau pinggul . TB urogenital dapat menyebabkan nyeri pada sayap (?) dengan sering buang air kecil , rasa sakit atau ketidaknyamanan saat buang air kecil , dan darah dalam urin .

Mendiagnosis Tuberkulosis

Image

Tes kulit tuberkulin memungkinkan dokter untuk memeriksa respon kekebalan tubuh terhadap bakteri TB. Ini adalah tes yang digunakan untuk mendeteksi infeksi dengan bakteri TB. Hal ini diberikan kepada orang-orang yang telah terkena pasien dengan aktif, TB menular atau orang-orang di antaranya diduga reaktivasi TB.

Uji kulit melibatkan suntikan di lengan bawah. 2 atau 3 hari kemudian, dokter akan “membaca” tes. Jika itu positif, ditandai dengan daerah keras dan bengkak di tempat suntikan, ini berarti bahwa tubuh Anda sudah terinfeksi oleh bakteri TB. Ini tidak berarti bahwa Anda memiliki TB aktif – TB mungkin tidak aktif.

Rontgen dada juga dapat dilakukan, dan sampel dahak dapat dianalisis di laboratorium. Dalam kasus ini, hasilnya digunakan untuk menyingkirkan atau mengkonfirmasi TB aktif. Dokter Anda mungkin juga menyarankan tes lainnya untuk mengkonfirmasi diagnosis atau untuk memeriksa TB di bagian lain dari tubuh Anda.

Bagaimana Kefir Bisa Menyembuhkan TB?

Image

Kefir Prima

  • Kefir merupakan pangan probiotik yang menyediakan gizi sempurna karena mengandung bakteri dan mikroorganisma yang sangat diperlukan tubuh, dan merupakan serat yang sangat baik, sehingga orang akan terhindar dari sembelit. Karena Kefir ini berupa cairan sehingga mudah untuk diserap tubuh.
  • Kefir mampu memperbaiki pencernaan dan metabolisme.
  • Kefir mengandung Tryptophan yang mampu membantu tidur yang lelap.
  • Kefir berperan membersihkan toxin (racun) yang masuk ke dalam tubuh, sehingga akan meringankan kerja lever (hati) dan ginjal.
  • Dalam kandungan kefir juga terdapat zat yang bisa meningkatkan kekebalan tubuh.

Bagaimana Menyajikan Kefir ?

Karena Kefir adalah berupa cairan dan termasuk kategori makanan, maka sajikan agar menarik dan disukai. Untuk sakit Tuberkulosis disarankan : Untuk orang dewasa,  minum Kefir Prima 3X @ 1 gelas sehari 1 gelas =150- ml – 200 ml). Akan lebih baik lagi ditambahkan Kefir Kolostrum sebanyak 50 ml – 100 ml Kefir Kolostrum untuk meningkatkan imunitas tubuh.

Proses penyembuhan penyakit Tuberkulosis ini sudah merupakan hal yang umum yang dilakukan oleh paramedis di Rusia sejak dulu sampai sekarang dengan memberikan minuman kefir kepada tentaranya untuk penyembuhan dan sebagai minuman kesehatan sehari-hari.

Salam Sehat-Marinki’s Kefir

Sumber  :chealth.canoe.ca

Penyakit Usus Parah, “CROHN” Sembuh Karena Kolostrum

Standar

Image

Foto diambil dari google.

Di usia 46 tahun, seorang Alan Graham terkena penyakit usus parah yang disebut Crohn, yaitu peradangan kronis di seluruh atau sebagian usus yang bisa menyebabkan percepatan kematian, jika tidak ditangani dengan serius.

Gejala bervariasi, hal yang umum adalah inkontinensia tinja, dan penurunan drastis berat badan. Selain itu, hal ini menyebabkan kelelahan, depresi, kelemahan, dan menurunkan kualitas hidup.

Pengobatan yang dilakukan secara medis kedokteran untuk kondisi ini, tepatnya ke dokter spesialis GI (gastrointestinal) akan segera diberikan obat farmasi steroid Prednisone untuk 6 minggu, dan kemudian diikuti dengan dosis harian obat sulfasalazin. Bukti obat sebagai toksisitas yang berbahaya inilah awal sakitnya harus dijalani dengan mengonsumsi obat obatan tersebut selama 8 (delapan) tahun… :O

Image  Image

Sekitar tahun 1998, pada tahun ke-6 dari siksaan konstan dan tanpa akhir ini, dia mulai mengalami serangan periodik penyumbatan parsial usus yang memaksa dia untuk menyetir sendiri ke UGD Rumah Sakit, dia berteriak saking sakitnya karena dia merasa akibat Prednisone lah penyebab penderitaannya makin parah, dan dia merasa sedang berada di neraka.. 😦  Dia merasa sedang sekarat, terus menerus ada luka dalam, ruam, dan luka terbuka. Berat badannya seolah spiral meluncur ke bawah. Selain itu, dia merasa harapannya dihancurkan oleh satu peleton Dokter dan spesialis membuat setiap indikasi bahwa segala sesuatu yang bisa dilakukan, sedang dilakukan,  dia harus dioperasi untuk menghilangkan sebagian besar ususnya…

Lalu dia mulai meneliti keadaan medisnya sendiri, melakukan diet yang benar. Suatu hari dia terkejut menemukan bahwa ada Komunitas Gizi lainnya yang memiliki informasi yang jauh lebih baik yang berhubungan dengan penyakitnya. Mengapa pengetahuan umum untuk setiap holistik MD, setiap dukun, dan bahkan setiap cekikikan gadis-gadis SMA,  clerking toko makanan kesehatan tahu kalau Prednisone dan sulfasalazin adalah pasti buruk bagi usus dalam waktu jangka pendek mau pun jangka panjang.

Masyarakat yang tampaknya kredibel ini menyarankan bahwa “Gut” adalah yang pertama dan yang paling penting adalah setiap orang harus memiliki garis pertahanan medis. Sebuah usus sakit di setiap lokasi sebenarnya hanya dibuat menjadi lebih buruk jika mengonsumsi obat steroid penghilang rasa sakit! Juga, mereka menginformasikan secara meyakinkan bahwa penyakit nyali relatif gratis berada di bawah serangan konstan oleh antibiotik, klorin dalam air keran, dan lingkungan yang buruk

Obat ini membuat sakit individu karena, meskipun fakta bahwa mereka dapat mengurangi masalah penyebab peradangan dan membuat orang merasa menjadi sedikit lebih baik. Bahkan, justru membuat penyakit menjadi lebih buruk. Pertama, obat-obatan itu membunuh bakteri baik yang sangat diperlukan berikut dengan bakteri jahat. Kedua, Prednisone fungsinya menekan sistem kekebalan tubuh secara keseluruhan sehingga tubuh jauh lebih rentan terhadap penyakit dan infeksi oportunistik dari semua jenis.

Bakteri baik bersimbiotik adalah makhluk bersel satu yang berevolusi untuk tinggal bersama makhluk lainnya –  dalam usus kita – dan mereka adalah pertahanan terbaik yang kita miliki terhadap sejumlah parasit, racun, dan mikroba menular. Dalam usus kita selalu ada Candida, misalnya, berproliferasi bila tidak ditopang oleh bakteri usus yang baik. Candida menghasilkan koloni ragi yang bertempat tinggal sebagai parasit pada lapisan usus besar. Ini potongan kecil ragi tidak hanya mengurangi fungsi usus yang terkena dampak dan menyediakan lebih banyak penyakit, mereka juga diserap ke dalam aliran darah untuk mengambil tinggal di hati, limpa, ginjal atau bahkan vagina. Ini kuman penyakit berbahaya, dan ini dibebaskan oleh resep obat. Hasilnya? kekacauan ragi ini yang disebut “leaky gut”.

Proliferasi Candida juga dapat menyebabkan masalah lain: Osteoporosis, diabetes, tekanan darah tinggi, Fibromyalgia, MS, sindrom kelelahan kronis, dan arthritis. 

Menegaskan kembali bahwa usus sehat mengandaikan individu yang sehat, dan bahwa usus sehat adalah garis pertahanan pertama dalam program kesehatan keseluruhan.

Dia kembali ke rumah sakit untuk dilakukan pengangkatan biasa, dengan keberaniannya dia mengatakan bahwa Prednisone telah membohonginya. Meski pun steroid ini akan “memukul mundur penyakit Crohn” tapi bukan penyembuhan yang didapat hanya menahan rasa sakitnya saja. Steroid itu sangat berbahaya. Dan ini harus dihindarkan, tidakkah ada cara lain?

Alan Graham mengatakan bahwa : “Pada titik ini, saya mulai mengemis kepada Dokter untuk apa pun yang mungkin bisa membantu. Dia menatap tepat di mata, dan, tampaknya tidak menyadari apa yang telah saya katakan kepadanya, menyarankan enema steroid! Saya menunduk dan berjalan keluar dari ruang dokter. Bagaimana caranya agar tidak melanggar langkah yang dilakukan dokter… saya bergumam …  mungkin dialah yang membutuhkan enema steroid …” … 🙂

Komunitas medis memiliki alasan untuk menjelekkan suplemen makanan dan terapi gizi, namun,  jika Dokter memiliki keluasan ilmu lain dan tidak menggalinya, maka hanya arogansi mereka yang akan bicara, dengan menolak lintas pelatihan dalam disiplin ilmu gizi alternatif.

Inilah pengalaman Alan Graham sampai menemukan kolostrum ajaib.

“Mencari web, membaca buku tentang metode medis alternatif, nongkrong di toko makanan kesehatan setempat, dan mencoba segala macam rejimen herbal dan diet yang berbeda yang menempatkan keengganan dokter saya menjadi cahaya baru yang meresahkan. Aku bisa mengerti bagaimana MD (Medical Doctor) pun mungkin enggan untuk memiliki hubungan dengan banyak ilmu di luar kedokteran modern lebih jauh. Sebagian besar pendekatan ini mungkin lahir dari perdukunan…  Tapi aku sangat bingung untuk menemukan bahwa beberapa saran yang sangat utama dari dokter bahwa saya harus memberi  – bisa saja memberi saya, tapi  … mereka tidak. Semua hal-hal yang mereka harus katakan kepada saya untuk tidak akan berkompromi tentang berpraktek terbaiknya, merendahkan ilmu mereka, atau membuat mereka dalam kesulitan dengan perusahaan asuransi… “. 

Contoh : Dokter saya bisa mengatakan kepada saya bahwa obat sulfa yang mereka berikan akan membunuh makhluk kecil yang menghasilkan Vitamin K – efek samping lain dari proses anti-simbiosis. Vitamin K sangat penting untuk pembekuan darah. Vitamin K sangat penting untuk orang dengan kolitis atau lebih serius Crohn, dokter akan mengatakan kepada saya untuk mengambil suplemen K – seperti Alfalfa, sebagai sumber kualitas. Mereka mengatakan apa-apa tentang Vitamin K. Dan ini merupakan praktek hampir terbaik, tapi bukan ilmu pengetahuan yang baik.

Contoh lain: Setiap orang dengan penyakit usus seperti saya harus mengambil suplemen kromium asam amino chelated atau polynicotinate setiap hari untuk meningkatkan jumlah situs reseptor insulin. Ini adalah bantuan yang mudah diimplementasikan dalam metabolisme gula untuk memfasilitasi sistem pencernaan di bawah tekanan yang ekstrim. Ini bukan minyak ular, pembaca yang baik: ini adalah ilmu dengan kutipan. Tak sepatah kata pun dari Dokter HMO saya tentang kromium, meskipun …

Masih contoh lain: Acidophilus & atau yang lain harus diambil setiap hari untuk membantu mengisi bakteri baik tapi obat sulfa akan membasminya tanpa pandang bulu. Bukan salah satu dari 8 atau 10 dokter yang saya miliki atas mereka selama 8 tahun bahkan disebutkan salah satu dari hal-hal ini. 

Bagaimana Crohn bisa sembuh?

Ada beberapa bukti bahwa penyakit Johnes pada hewan Ruminate dapat ditransfer ke manusia dari susu dan kolostrum, dan bisa menyebabkan Crohn. Mikroba Johnes awalnya ditularkan dari ambing hewan yang terkontaminasi dengan kotoran. Untuk alasan ini penyedia kolostrum harus sangat berhati-hati dengan kebersihan dan pengujian hewan, tetapi beberapa operator kecil yang tidak bermoral, atau penyedia kolostrum yang tidak punya nama,  mungkin tidak begitu hati-hati. Sebagian besar orang dengan Crohn memiliki penyakit lama yang belum pernah mencoba kolostrum. Jika saja Crohn sebenarnya tidak berasal dari susu dan ada kasus yang  didokumentasikan di mana seseorang mulai menerapi dengan kolostrum, maka untuk amannya ikuti saran-saran sebagai berikut:

Kolostrum ampuh untuk seseorang yang memiliki penyakit usus (sakit Maag, Gerd, Crohn) – Bagi yang sehat tidak perlu. Belilah kolostrum dari penggiat yang terpercaya.

Apa itu Colostrum/Kolostrum?

Image

Kolostrum adalah zat ajaib. Kolostrum  zat yang berada dalam susu induknya. Lihatlah hewan : rusa yang baru melahikan atau zebra sabana dan, dalam beberapa menit, bayi mungil rusa bisa langsung berjalan dengan ibunya. Tanpa kolostrum, bayi mungil nyaris tidak bisa berdiri dan akan segera mati. Kolostrum adalah promotor kualitas untuk meningkatkan kekebalan tubuh, memfasilitasi mekanisme kesehatan kimia secara alami. Mekanisme ini mencakup anti-virus, anti-bakteri, anti-inflamasi, dan anti-jamur. Selain itu, Kolostrum adalah anti-oksidan yang sangat kuat.

Ini bukan informasi baru! Manusia telah lama mengetahui manfaat Kolostrum sapi sebagai promotor kualitas kesehatan alami dan penyembuhan yang nyata. Kasta atas di India telah menggunakan zat selama ribuan tahun, dan ini adalah mengingat kontingen vegan yang kuat yang mendukung India. Dengan kata lain, bahkan seorang vegetarian dapat mengonsumsi dengan hati nurani yang bersih. Anak-anak sapi tidak terpengaruh cara lebah yang sama tidak terpengaruh tentang madu mereka. Selalu ada cukup kolostrum dengan cara yang sama dan selalu ada cukup madu. Alam membuat lebih dari cukup. Ajaib!

Image

Setelah mengonsumsi kolostrum untuk sakit di usus, setidaknya hanya semalam 50% dan sebanyak 70% peningkatan pada kolitis atau Crohn! Testimoni penderita yang lain mengatakan bahwa 70% sampai 90% perbaikan dalam 72 jam, dan Crohn sembuh.

Disarankan harus pelan-pelan menyapih diri dari Prednisone dan berhenti memakai Sulfasalazin dan mulailah mengambil Colostrum sebagai alternatif pengobatan secara alami. Umumnya 3 (Tiga) hari manfaat Kolostrum akan menjadi tes yang bagus, dan jika tidak bekerja untuk Anda, Anda dapat kembali ke obat lama Anda. Percaya atau tidak, ini pilihan. Apakah Anda ingin seperti Alan Graham yang 8 tahun hidup layaknya “mayat hidup” dan menjadi korban Prednisone dan Sulfasalazin, atau hidup nyaman dan bebas bahagia hanya dengan Kolostrum? Tapi ada wartawan Jurnal Kesehatan meyakinkan bahwa Anda tidak akan pernah kembali ke obat-obatan setelah mengonsumsi Kolostrum. Bersiaplah untuk takjub!

Image

Catatan: Silakan periksa kepada dokter Anda sebelum menghentikan obat (terutama Prednisone), atau memulai apapun yang baru. Prednison, dan obat-obatan berbasis kortison lain, harus tidak dihentikan tiba-tiba! Dosis harus dikurangi secara perlahan untuk menghindari komplikasi serius.

Bersiaplah untuk merasa lebih baik secara fisik. Bersiaplah untuk memiliki depresi Anda hilang karena Colostrum mempromosikan produksi yang aman dan meningkatkan umur panjang serotonin dan dopamin di otak.

Bagaimana dosis mengonsumsi Kolostrum? Jangan khawatir, kolostrum adalah MAKANAN, jadi konsumsilah layaknya Anda mengonsumsi makanan sehat. Makanlah sebelum lapar, dan sudahilah sebelum kenyang, artinya tidak perlu berlebihan.

Mudah-mudahan informasi ini akan membantu pembaca dalam menambah wawasan dan mensosialisasikan manfaat kolostrum untuk meningkatkan kekebalan tubuh kepada sanak keluarga, kerabat semuanya. Salam sehat. Marinki’s Kefir.
Image
Artikel ini ditulis dari berbagai nara sumber.
Marinki’s Kefir menyediakan Kefir Kolostrum, Kefir Prima, Kefir Optima, Kefir Whey, dan Grains Kefir (Bibit Kefir).
SMS dan Whatsapp ke HP : 0811892010 (Enden Kasriati). FB : Kasriati Martadisastra

Kefir Menyembuhkan Diabetes (Testimoni)

Standar
Jum’at Bahagia (13 /09/2013)

1. 2 Bulan lalu Pak Juari ( RT 07 ) , Saya temui dalam keadaan lemah bersandar di dinding rumahnya saat hendak mengurus beberapa dokumen , ternyata beliau terkena diabetes dan baru saja cuci darah karena wajib cuci darah 3 hari sekali, diagnosa dokter ginjal dan pankreas sudah tidak dapat bekerja dengan normal dan diabetes adalah penyakit yang sulit sembuh menurut info dokter yang menanganinya,luka di ibu jari tak kunjung sembuh, bergerak pun terbatas karena kedua belah kaki bengkak,aktivitas menjadi terganggu ,pasrah dengan keadaan yang kian memburuk,perkenalannya dengan kefir membuka lembaran dan semangat baru,luka yang tak kunjung sembuh perlahan mengering dan sembuh di minggu ketiga,kaki sudah tidak bengkak lagi sehingga memudahkan dalam beraktivitas , berkemih sudah normal juga tekanan darah, cuci darah di bulan ke-2 ini sudah berjarak 1 minggu sekali cuci darah dan sedang observasi apakah bisa di mundurkan lagi, tadi pagi ba’da sholat subuh saya berpapasan dengan pak Juari yang rupanya sedang berolahraga (jalan santai),sedikit melirik apa yang Pak Juari genggam ternyata 1 botol wafa kefir setia menemani …Alhamdulillah… Olah rasa ,olah jiwa dan olah raga sudah di jalani… semoga kian hari kian membaik… Aamiin
2. 2 Minggu lalu Awal perkenalan Pak Imam dengan kefir, 4 Liter sudah beliau habiskan ,saya kunjungi beliau di tengah kesibukannya dalam dunia konveksi, Diabetes menurunkan daya tahan tubuh pak Imam ,untuk berjalan jauh dan Berjamaah bersama di Masjid hal yang sulit di lakukan beberapa tahun belakangan ini ditambah adanya luka (berlubang) yang sudah menahun amat menganggu aktivitas beliau yang juga aktif dalam Ormas Muhammadiyah , Hari ini Ba’da Sholat Jum’at saya menunggu Jamaah bubar sambil membawa pesanan kefir salah satu jamaah ,Saya perhatikan masih ada kerumunan Jamaah begitu dekat ternyata Pak Imam sedang semangat bertegur sapa dengan Jamaah…. Alhamdulillah ..Satu lagi semangat untuk terlepas dari diabetes sedang di gelorakan….. Aamiin 

Gerakan rakyat untuk sehat bersama kefir…tetap semangat

Copy Right By : E.G

Wafa Kefir – Balikpapan

 

Kefir Menyembuhkan Mioma

Standar

Image

Pengertian yang paling umum dari mioma adalah tumor jinak yang ada di daerah rahim, dikenal dengan sebutan mioma uteri.  Mioma uteri jarang terjadi pada wanita di usia kurang dari 20 tahun. Di usia 40 tahun ditemukan 10% saja dan yang paling sering memberikan gejala klinis di usia sekitar 35 tahun – 45 tahun. Tidak jarang di usia wanita setelah menopause.

Mioma uteri umumnya ditemukan pada wanita yang nullipara atau pada wanita yang relatif infertil. Meski pun sampai sekarang apakah ada korelasi berbalik yang menyebabkan infertilitas ini, belum banyak diketahui. Yang jelas mioma uteri ini akan mengecil pada saat menopause dan atau pengangkatan ovarium. Tidak sedikit yang mengeluhkan respon sakit pada penderita mioma ini.

Gejala yang dirasakan umumnya : gelisah, sering kencing, sakit di sekitar rahim, adanya perdarahan abnormal, bila pasien hamil bisa mengakibatkan keguguran, infertilitas.

Jika sakit sudah tidak tertahankan lagi, banyak yang disarankan untuk melakukan pengangkatan dengan cara pembedahan. Masalah ini tidak langsung akan selesai tapi perlu diamati tiap 3 – 6 bulan untuk melihat apakah ada pertumbuhan mioma lagi atau tidak. Sekitar 15% – 40% terjadi kekambuhan setelah dilakukan miomektomi dan sekitar 2/3 nya perlu dilakukan pembedahan  lagi.

Tentu saja, penyakit ini bisa dilakukan pencegahan agar tidak menimbulkan gangguan kesehatan demi kelangsungan hidup yang bahagia.

Testimoni dari seseorang yang merasa bersyukur bahwa mioma yang awalnya sangat menganggu ini makin membesar setelah dia memilih obat herbal yang dia minum untuk penyembuhannya, tapi alih-alih sembuh, justru miomanya makin membesar setelah dia cek USG. Karena hal ini tidak membuahkan hasil, lalu dia mencoba membuat kefir sendiri, dan rutin meminumnya seminggu sebelum lebaran Agustus 2013 yang lalu, dan sekarang awal Oktober 2013 melakukan USG lagi, hasilnya adalah miom nya sudah tidak ada lagi. Benar, kefir adalah minuman kesehatan dan sekaligus obat bagi yang meminumnya.

Henny Utami : Tidak sia-sia aku kenal dengan kefir.. mukjizat Tuhan sungguh luar biasa lewat kefir.. sekarang miom ku sudah sembuh tanpa operasi.. terima kasih para sesepuh kefir yang telah memberi masukan dan support ..GBU. 

 

Apa yang dilakukan seorang Henny Utami, perlu dijadikan rujukan untuk kaum wanita, agar jangan pantang menyerah untuk menjadi sehat, dan lakukan pola makan yang benar, seperti komennya di fb : 

saya minumnya tidak tentu dosisnya, kapan saja mau minum saya minum.. juga banyak makan sayur, minum air putih, pikiran tidak boleh stress, istirahat yang cukup.

 

Bagaimana kefir bisa menyembuhkan mioma ?

Henny Utami : … sebelum miom ini hilang, waktu bulan Agustus saya datang bulan (haid/menstruasi) keluarnya banyak, gumpalan-gumpalannya banyak, perut sakit, tapi bulan berikutnya datang bulannya seperti sudah normal-tidak keluar gumpalan, walaupun ada rasa sakit tapi tidak seperti  sebelum minum kefir.

 

Kini kebahagian yang dia rasakan, menyeruak ke sanubari setiap orang. Tidak ada lagi pantangan makan seperti dulu. Namun dia tetap membatasi makanan yang bisa memicu tumbuhnya miom. Tindakan yang baik ya 🙂

Pada umumnya kefir bisa menyembuhkan berbagai penyakit : sakit Maag, Diabetes Melitus, Alergi, Asma, Gangguan Imunitas, Candidiasis, ADHD, Hipertensi, Hiperkolestrol, Diare, Flu, Hepatitis, TBC, Insomnia, Kanker Usus, Migren, Obesitas, Pembengkakan Jantung, Penyempitan Pembuluh Darah, Rematik, Mioma, dll. dengan cara kerja kefir yang “Smart n Unique” 

  1. Detoksifikasi (menetralkan racun) yang ada di tubuh. Racun bisa ada di tubuh kita tanpa disadari kapan adanya, bisa dari makanan, minuman, pencemaran udara dll. Kefir akan bertindak sebagai pembersih organ yang terkena racun, sehingga hati dan ginjal pun akan menjadi ringan kerjanya.
  2. Penyedia Gizi dan Nutrisi yang Lengkap. Kandungan gizi kefir mampu memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak akibat kekurangan gizi dan nutrisi.
  3. Memperbaiki Pencernaan dan Metabolisme. 
  4. Membantu Kualitas Tidur.

Menggunakan Kefir sebagai “OBAT” Mioma.

  • Minum Kefir Prima dan Kefir Kolostrum dengan dosis sebagai berikut : 3 X sehari @ 150 ml – 250 ml (100 ml Kefir Prima + 50 ml Kefir Kolostrum, atau 150 ml Kefir Prima + 75 ml Kefir Kolostrum, lebih tidak apa-apa, tapi usahakan jangan kurang)
  • Tetap mengonsumsi makanan berserat, sayuran dan buah-buahan.
  • Tetap melakukan olahraga tapi yang ringan dulu (jalan kaki) selama 30 menit – 1 jam setiap hari atau seminggu 3X.

Orang sehat banyak keinginannya, tapi orang sakit hanya satu keinginannya, yaitu SEMBUH.

 

Salam Sehat,

Marinki’s Kefir 

Menyediakan Kefir Prima, Kefir Optima, Kefir Bening, Kefir Kolustrum. Kefir dibuat berdasarkan pesanan. SMS : 081291693611 dan 0811892010.

 

 

 

 

Aturan Mengonsumsi Kefir untuk Berbagai Penyakit

Standar

ImageAPLIKASI KEFIR UNTUK PENGOBATAN NATURAL 

Saran : Gunakan Kefir susu yang terbuat dari susu sapi murni, dengan fermentasi yang bervariasi, bisa 12 jam, 18 jam, 24 jam, 30 jam, 36 jam, dan paling lama 48 jam. Setiap penambahan waktu membuat rasa kefir makin asam, dan jika fermentasi dilakukan lebih dari 48 jam, efek kefir membuat konstipasi (susah “bab”).

Di bawah ada beberapa penyakit yang bisa disembuhkan oleh kefir, aturannya adalah sbb :

  • Saraf / Insomnia / depresi I liter setiap hari (2-3 kali dengan makanan) selama 2 bulan 
  • Borok internal 1 liter setiap hari selama kondisi tersebut terus berlangsung. Peptikum dan ulkus duodenum  (luka pada lambung/tukak lambung dan tukak yang ada pada usus duabelasjari) biasanya hilang dalam 2 bln, 1/4 liter 3 kali per hari 
  • Saluran tidak lancar pada bronkial dan asma 1 liter setiap hari 
  • Influenza, 1 liter dalam sehari (sudah dibuktikan dalam waktu 24 jam pasien sembuh)
  • Anemia 1 liter setiap hari selama 3 bulan 
  • Eksim 1 liter setiap hari dan berlaku untuk bagian luka yang terkena. Cuci di pagi hari setiap hari 
  • Sclerosis 1 liter setiap hari bahkan dalam kasus-kasus lanjutan dari sclerosis. Untuk hasil lanjutan, perlu ditingkatkan mengonsumsi kefirnya.
  • Kandung empedu 1 liter sehari selama 2 bln sampai 2 setengah tahun. 
  • Ginjal, Infeksi hepatitis 1 liter setiap hari 
  • Penderita diabetes 1 liter setiap hari dan diet tetap harus dijalani

 Sumber : Cancer & Natural Therapy Foundation of Australia Incorporated

Kefir Aman untuk Acid Reflux

Standar

ImageKefir adalah minuman yang dibuat dari susu fermentasi hampir mirip dengan yogurt, yang membedakan adalah mikroorganisme yang dikandungnya. Kandungan yang ada pada kefir selain mikroorganismenya lebih lengkap juga terdapat ragi dan bakteri dalam kefir menghasilkan biji-bijian atau disebut ‘grains kefir’, gel yang dihasilkan kefir disebut kerafin. Biji-bijian ini memiliki tekstur menyerupai gumpalan jel, mirip kembang kol, dengan warna putih kekuningan yang bergerombol, teksturnya kenyal mirip jeli, kalau dilihat memang berbeda dari pada yoghurt.

Kandungan yang terdapat pada Kefir :

  • Vitamin B1,  B2, B6, B12,
  • Vitamin K, Vitamin A, Vitamin D,
  • Kalsium, Zat Besi, Yodium, Kalium, Fosfor, Magnesium, Asam amino     dan Enzim,
  • Juga mengandung Asam amino L-triptofan yang membantu tidur berkualitas.

Manfaat Untuk  Pencernaan

Kehadiran ragi dalam kefir memberikan probiotik minuman, juga dikenal sebagai bakteri baik. Bakteri yang baik bekerja untuk melawan bakteri jahat dalam tubuh dan meningkatkan kesehatan pencernaan. Kefir telah terbukti efektif terhadap masalah-masalah pencernaan seperti intoleransi laktosa, asam refluks, sindrom iritasi usus, diare, kolitis ulserativa dan penyakit Crohn (sejenis penyakit radang usus)

Probiotik

Kefir mengandung 10 strain probiotik. Probiotik seperti Lactobacillius lactis, Bifidobacterium Longum, dan Acidophilus Lactobacillus yang membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan langsung memperbaiki pencernaan. Lainnya, seperti Lactobacillus rhamnosus dan Lactobacillius Casei, bekerja untuk membatasi bakteri usus berbahaya dan melawan infeksi di usus. Dan masih banyak lagi strain dari bakteri baik yang tidak dituliskan di sini. Jumlah mikroflora kefir setelah diteliti terdapat sekitar 60 jenis bakteri, dan ragi.

ACID REFLUX

Surutnya asam terjadi ketika asam dalam perjalanannya dari lambung naik ke kerongkongan. Hal ini dapat dipicu oleh makanan tertentu, alkohol, kafein, stres, obesitas atau kehamilan. Karena kefir mendukung sistem pencernaan yang sehat, maka dapat bermanfaat bagi penderita Acid reflux. Para probiotik dalam kefir membantu keseimbangan saluran pencernaan, yang dapat mengurangi tekanan di perut dan mengurangi refluks asam ke kerongkongan.

VARIAN

Kefir dapat bervariasi tergantung pada jenis susu itu dibuat dan dalam rasa. Minuman susu umumnya terbuat dari susu sapi dan kambing atau susu domba. Kefir dapat dibeli di toko biasa rasa ‘plain’ dan rasa buah. Namun kefir terbaik adalah yang dibuat di rumah dan dipakai untuk penambahan makanan atau minuman lainnya sesuai selera.