Glutathion (GSH)

Galeri
Sayuran, bebuahan, dan produk hewani (telur, daging) yang mentah dan segar adalah sumber glutathione terbaik.

Sayuran, bebuahan, dan produk hewani (telur, daging) yang mentah dan segar adalah sumber glutathione terbaik.

Tahukah Anda apa itu GLUTATHIONE?

Glutathione  adalah Tripeptide protein yang terdiri dari 3 Asam Amino Utama, yaitu :

  • L-Glutamic Acid,
  • L-Cysteine, dan
  • L-Glycine).

Glutathione (GSH) terdapat di dalam tubuh sejak lahir, berada di dalam dan di luar sel tubuh dan di seluruh organ tubuh (jantung, ginjal, hati, dll).  Jumlah sel tubuh manusia berkisar antara  70-100 triliun sel. Glutathione (GSH) disintesis di dalam sel dan memerlukan beberapa enzim spesifik.

Dalam proses pembentukannya, Glutathione memerlukan beberapa enzim spesifik untuk dapat bersintesis di dalam sel. Kondisi ini akan makin berkurang di saat manusia melewati umur 20 tahun, bahkan ABK (Anak Berkebutuhan Khusus) mengalami hal sejak lahir, dan produksi glutathione pun akan terus berkurang sesuai pertambahan usia. Hal ini ditemukan oleh konsultan medik dan nutrisi bahwa anak dengan spektrum autisma memiliki kekurangan glutathione sejak masih dalam kandungan, sehingga menyebabkan proses pembentukan glutathione menghambat perkembangan tumbuh kembangnya.

Mengapa Glutathione makin berkurang?

Penyebab makin berkurangnya Glutathione (GSH)  adalah akibat dari :

  • Racun,
  • Stress,
  • Sinar UV yang berbahaya,
  • Konsumsi alkohol berlebihan,
  • Polusi,
  • Penuaan,
  • Keletihan yang berlebihan,
  • Merokok, dan sebagainya.

Mengapa Glutathione berperan bagi tubuh manusia ?

Glutathione disebut juga sebagai induk dari segala macam antioksidan, glutathione sangat diperlukan untuk perkembangan tubuh manusia dari berbagai gangguan radikal bebas, fungsinya adalah :

  • Glutathione sebagai anti oksidan alamiah. Jika sel-sel tubuh kekurangan Glutathione (GSH), maka kemampuan daya detoksifikasi sel tersebut terhadap radikal bebas akan menurun, sehingga akan mempermudah terjadinya penyakit-penyakit degeneratif, seperti kanker, diabetes melitus, stroke, dll.
  • Glutathione sebagai pemelihara kelangsungan hidup. Karena glutathione memiliki konsentrasi paling tinggi dalam tubuh yang ditemukan di semua sel hidup : limpa, ginjal, pankreas, hati, kornea mata dan lensa mata. Glutathione akan melindungi integritas sel darah merah, juga memelihara fungsi otak agar normal. Kemampuan glutathione dapat mempertahankan antioksidan seperti vitamin C dan E dalam bentuk aktif. Sifat GSH bisa menetralkan radikal bebas sekaligus mencegah pembentukannya. Radikal bebas ini yang bisa merusak dinding sel tubuh, sehingga ketika orang kekurangan glutathione dalam tubuhnya, maka muncullah penyakit degeneratif lain, seperi diabetes, kanker, dll.
  • Glutathione sebagai sistem imunitas. Perannya sangat penting untuk meningkatkan fungsi kekebalan tubuh melalui produksi sel daah putih, selain berfungsi sebagai agen anti virus dalam tubuh.
  • Membantu proses detoksifikasi. Racun yang ada pada tubuh akan dibuang oleh glutathione melalui proses metabolisme. Kemampuan mendetoksifikasi racun yang masuk ke dalam tubuh, terutama racun dari formalin, obat farmasi, acetaminophen, benzpyrene, dll.
  • Mampu meregenerasi sel sel yang rusak.
  • Mengatur metabolisme tubuh, memisah dan menghancurkan radikal bebas, membuat Glutathione (GSH) aktif untuk merangsang regenerasi sel bagi tubuh.
  • Mempercantik dan menyehatkan kulit.
    Glutathione (GSH) dengan menetralkan radikal bebas, dan membuang racun dalam tubuh, bisa  mengakibatkan kulit menjadi halus, bersih secara menyeluruh, baik wajah, dan seluruh tubuh.
  • Anti Aging. Glutathione (GSH) dapat meningkatkan kandungan Colagen dalam tubuh terutama kulit, sehingga dapat mengurangi kerutan-kerutan pada wajah dan menghambat penuaan.

Dari apa sumber Glutathione diperoleh?

Sumber utama Glutathione adalah dari bahan alami organik :

Sayuran dan bebuahan mentah dan segar. Jenis sayuran : asparagus, brokoli, kembang kol, kubis, kecambah (tauge), dan bayam. Semua bebuahan mentah dan sayuran segar sangat baik untuk meningkatkan tingkat Glutathione. Sumber Glutathione lainnya yang baik, antara lain telur, daging segar, bawang putih, dan kunyit.

Berada di mana Glutathione di tubuh itu bekerja?

Dalam tubuh :

GLUTERA dengan kandungan L-Glutamic Acid, L-Cysteine, L-Glycine berada di dalam tubuh untuk membentuk Glutathione (GSH) di dalam sel. Pada umumnya antioksidan bekerja di satu atau dua tempat tertentu dalam jaringan tubuh. Artinya glutathione memberikan perlindungan antioksidan, seperti karotenoid yang cenderung mendukung organ tertentu seperti retina mata atau prostat. Glutathione (GSH) aktif di banyak bagian tubuh, menjadi pelengkap perisai antioksidan. Glutathione (GSH) bekerja di luar dan di dalam sel, sehingga terbukti membantu berbagai penyakit berat seperti : Stroke, Kanker, HIV/AIDS, Diabetes, Leukimia, Hipertensi, Sakit Jantung, Asma, lGangguan lambung, Stress, Katarak, Gangguan LDL/HDL, Dimensia/pikun, Parkinson, Reumatik, Thalasemia, Syndroma kelelahan kronis, Hepatitis/kanker hati, Psoriasis, Sakit Maag, Penyakit infeksi, dan lainnya.

APA YANG BISA DILAKUKAN UNTUK MENGOPTIMALKAN TINGKAT GLUTATHIONE DI TUBUH

  1. Makan makanan yang kaya sulfur/belerang: kerang, telur, bawang putih, bawang dan sayuran (brokoli, kale, sawi, kubis, kembang kol, selada air, dll).
  2. Latihan fisik : Tidak harus menjadi aktivitas aerobik intens atau latihan beban yang berat. Pilih kegiatan yang menyenangkan bagi anda dan keluarga, guna meningkatkan glutathion.
  3. Berikan nutrisi untuk mendukung glutathione tubuh Anda. Yang terbaik adalah yang mentah dan masih segar. Jika terpaksa karena sesuatu hal, maka ambillah glutathion suplemen. N-asetil-sistein – NAC adalah pemulung radikal bebas yang kuat dan dengan demikian mendukung sistem pertahanan alami tubuh. NAC mendukung tingkat jaringan glutathione, komponen kunci dari sistem pertahanan antioksidan. Nutrisi metilasi (folat dan vitamin B6 dan B12) bisa diperoleh dari Kefir  – Carilah campuran bentuk bioaktif dari empat penting vitamin B seperti Methyl Balance. Formula khusus ini juga mengandung trimethylglycine (betaine) untuk mendukung proses metilasi dan membantu menjaga metabolisme homosistein normal. Selenium – Selenium adalah antioksidan alami yang menunda oksidasi asam lemak tak jenuh ganda dan mempertahankan elastisitas jaringan. Ini melindungi fungsi sel yang normal dengan mendukung pertahanan alami tubuh dan pemulungan radikal bebas berbahaya.
  4. Glutathione tambahan topikal. Oral suplemen glutathione tidak seefektif  asli, karena protein tidak dapat bertahan dalam proses pencernaan. Keuntungan dari glutathione krim topikal adalah bahwa hal itu segera disampaikan ke dalam kulit, melewati masalah mal-penyerapan saluran pencernaan, yang dapat menjadi umum terjadi ketika tubuh adalah terkena racun logam berat. Glutathione yang diserap melalui kulit, ke dalam aliran darah secara efektif meningkatkan tingkat glutathione tubuh.

Diambil dari berbagai sumber.

.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s