Chikungunya dan Kefir

Standar

Musim pancaroba benar-benar membuat orang banyak yang sakit, terutama jika orang itu menjalani hidupnya dengan pola hidup yang kurang sehat, kurang istirahat, tidak mengonsumsi makanan cukup gizi, sehingga otomatis daya tahan tubuh pun sangat kurang.

Ketika kita selalu memusuhi nyamuk, maka upaya manusia hanya ingin membunuhnya dan ingin melenyapkan sampai seturunannya, tapi cobalah pikir, pernahkan bisa? Buktinya yang diuntungkan dalam hal ini hanya produsen obat nyamuk saja, toh penyakit akibat gigitan nyamuk pun makin merajalela saja. Misalnya penyakit akibat nyamuk yang umum adalah Demam Berdarah Dengue dan Chikungunya.

Di sini saya hanya akan berbagi testimoni nyata dari suhu Kefir Indonesia, mari simak pengalamannya yang bisa “memaksa” penderita Chikungunya meminum Kefir, dan berhasil … 🙂

Hari Minggu sore kemarin gadis penjaga toko ini tampaknya kena DBD/Chikungunya. Muncul bintik2 merah, lutut/sendi2 sakit, menggigil dan tekanan darah drop 87/55. Mengkhawatirkan !
Langsung diberi dan dipaksa minum Kefir Prima Super dengan madu tiap 3 jam 100 cc. 3 kali pertama ditambah lagi kolostrum 50 cc.
Malamnya masih panas, juga hari Senin, panas terutama malam, kalau siang tidak panas. Tapi terlihat mulai segar.
Hari Selasa sudah tampak normal. Bintik2 merah sudah lenyap. Makan sudah lancar. Tekanan darah 105/75
Hari Rabu sudah kelihatan sehat dan kerja seperti biasa.
Tidak sampai 3 hari sudah sembuh…

Total Kefir Prima yang dihabiskan cuma 1 liter lebih. Di foto ini adalah botol kedua yang masih sisa banyak tadi pagi.

Catatan : foto penderita tidak disertakan di sini, kecuali foto Kefir Prima Super seperti di bawah ini
Kefir Prima Super

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s