Penanganan Diabetes Dengan Kefir

Standar

 

Proses Pembuatan Kefir untuk dijadikan Kefir Bening/Kefir Whey dan Kefir PrimaImage

Penanganan Diabetes dengan Kefir

By Kasriati Purnomo on Saturday, May 31, 2014 at 7:18am

Seorang bapak berkunjung ke rumah Marinki’s Kefir menyatakan keinginannya untuk mengonsumsi Kefir sebagai upaya untuk penyembuhan sakit diabetesnya, karena sudah minum herbal tapi tidak ada perbaikannya sama sekali, angka kadar gulanya berkisar di 300. Lalu saya menganjurkan untuk minum Kefir Optima 3 kali @ 200 ml sehari.

Tadi malam, dia mengabarkan bahwa pada hari pertama mengonsumsi tidak ada perubahan yang signifikan, tapi esok harinya di cek kadar gulanya turun dari 300 menjadi 230, hari berikutnya dia minum kefir dan esok harinya kadar gula kembali ke angka semula.

Untuk kondisi awal bagi yang baru mengonsumsi kefir, angka gula darah adalah tanda yang dianggap sebagai patokan menjadi baik atau tidaknya kondisi tubuh. Sedangkan kita tahu bahwa tanda-tanda sehat itu adalah bisa beraktifitas normal dengan penuh semangat, tidak lemas, selalu bugar, berpikiran positif, dan tidak mengeluh, dll. Untuk itu saya cuplik penjelasan dari Bapak Andang Kasriadi, semoga bisa membantu mengatasi hal hal seperti kejadian bapak tersebut atau penderita DM pengonsumsi Kefir pemula.

 Penanganan Diabetes Dengan Kefir :

  1. Langkah pertama adalah melakukan proses detoksifikasi (mengeluarkan/menetralkan racun), dan memperbaiki pencernaan. Untuk ini diperlukan Kefir Prima atau Kefir Optima. Proses ini berlangsung antara 7 hari sampai 1 bulan, bergantung kondisi gangguannya. Pada saat ini, asupan makanan lainnnya perlu dikurangi, karena Kefir Optima mengandung sekitar 120 kCal per gelas. Konsumsi metformin(kalau sedang minum obat) dikurangi, secara bertahap. Bisa dosisnya diperkecil, atau frekuensinya dikurangi, misalnya dari tiga kali sehari menjadi dua kali sehari.
  2. Konsumsi Kefir Optima secara bertahap dikurangi, diganti dengan Kefir Bening. Tapi tidak boleh dihentikan sama sekali. Misalnya pagi dan siang Kefir Optima, dan malamnya Kefir Bening. Gizi dan nutrisi yang dari Kefir diperlukan dalam proses pembuatan insulin oleh pankreas, disamping juga meregenerasi sel pankreas dan sel yang rusak lainnya.
  3. Untuk percepatan perbaikan sel yang rusak dan percepatan penyerapan glukosa, tambahan 25 cc Kefir Kolostrum akan sangat membantu. Kefir Kolostrum mengandung insulin sekitar 40 kali lipat dari insulin pada Kefir Optima. Disamping itu, Kolostrum mengandung Growth Factor yang sangat membantu meregenerasi sel. Sebagai ilustrasi, bayi sapi yang tidak diberi kolostrum sangat rentan terhadap penyakit, dan bisa mati dalam waktu seminggu, kalaupun hidup, kesehatannya sangat buruk. Kita bayangkan bahwa bayi sapi yang lahir di tempat yang relatif kotor (bukan di RS Bersalin Hermina misalnya), lahir tanpa memiliki antibodi, bisa hidup sehat dan mampu berdiri hanya selang satu jam saja dari saat diberi Kolostrum. 
  4. Pantau gejala DM. Penggunaan metformin terus dikurangi selaras dengan hilangnya gejala DM seperti yang diuraikan di atas.
  5. Pemantauan angka kadar gula darah juga sangat membantu. Yang terpenting adalah SELISIH antara gula darah puasa dan gula darah 2 jam setelah makan. Bila selisihnya sudah kurang dari 40, artinya pankreas sudah berfungsi baik. Jangan terlalu berpatokan pada angka “normal”, dimana gula puasa berada pada angka sekitar 100, karena penderita DM yang sudah lama, angka “normal”nya bisa bergeser/naik. Bisa jadi pada angka 150 saja, penderita sudah menunjukkan gejala hipoglikemik, dan nyaman pada angka 200. Tapi Kefir, seberapa banyakpun konsumsinya tidak akan menurunkan angka gula darah sampai penderita menjadi hipoglikemik, karena Kefir ini seperti memiliki “kriteria” spesifik untuk setiap orang.
  6. Konsumsi Kefir harus terus dilakukan, minimal segelas Kefir Optima sehari. Perlu diingat bahwa terjadinya DM adalah akibat salah gizi, jadi kalau kembali ke pola makan lama, maka kemungkinan DM akan kambuh. Kefir menyempurnakan gizi.
  7. Olahraga merupakan hal yang tidak bisa digantikan oleh Kefir. Usahakan tiap hari berolah raga sampai berkeringat. Kemampuan untuk keluar keringat ini juga merupakan indikasi badan yang sehat, karena umumnya penderita DM sulit berkeringat.Semoga penjelasan ini bermanfaat dan bisa digunakan sebagai acuan dan tambahan wawasan Penggiat Kefir lainnya.

Semoga penjelasan ini bisa membantu memahami cara kerja kefir, dalam rangka penyembuhan.

Salam sehat-Marinki’s Kefir , Jakarta Timur – Layanan konsultasi bisa SMS dan atau Whatsapp ke 0811892010 Image

 

Kefir Whey/Bening, Kefir Prima, Kefir Optima  Rp.50.000/Liter  

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s