Mengenal Bakteri, Virus dan Antibiotik

Standar

 

Peringatan dari WHO akhir-akhir ini membuat orang makin was was,  peringatan ini disebabkan maraknya gangguan kesehatan akibat berbagai virus yang menyerang manusia, berbagai flu akibat virus yang dikenal virus luar negeri kini menjadi semacam “trend” masuk ke Indonesia : ada virus burung, virus Hong Kong, virus Singapura, sekarang virus Arab yang merebak di Timur Tengah, bahkan ada kasus yang meninggal setelah dia pulang menjalani ibadah Umrah dari negara yang sedang endemi. Saya pun membuka buku lama, apa saja sih yang sudah dilakukan pihak medis, dan masyarakat umumnya, pengetahuan kesehatan apa saja yang harus membekali diri agar kita ini tahu menjaga atau mengantisipasi ketika virus ini menular acak?

Perhatian saya tertuju kepada seorang MD (Medical Doctor) di VOA yang mengatakan bahwa dokter harus hati-hati untuk tidak mudah memberikan antibiotik terhadap pasien. Pikiran saya langsung ingat kepada kisah lama terhadap para keponakan yang sering pilek, sesak nafas, batuk, dan yang kerjanya hanya ke dokter dan keluar masuk Rumah Sakit. Saat itu saya tidak terlalu ambil pusing, mungkin anak anak itu karena susah makan saja, dan terlalu banyak minum susu, jadi daya tahan tubuhnya tidak cukup kuat untuk melawan virus. Yang saya ingat memang anak itu selalu minum obat demam, dan antibiotik oplosan yang sudah diracik apotek dengan bungkus kertas putih.

Benarkah masyarakat kebanyakan tahunya kalau antibiotik itu adalah obat untuk sakit flu? Mari kita bahas satu per satu, apa itu bakteri, virus, dan pemberian antibiotik.

1. BAKTERI 

Image

Bakteri adalah kelompok organisme yang tidak memiliki membran inti sel. Organisme ini termasuk ke dalam domain prokariota dan berukuran sangat kecil, serta memiliki peran besar dalam kehidupan di bumi.

Manfaat bakteri (friendly) untuk tubuh :

  • Mengubah apa yang dimakan untuk menjadi nutrisi yang dibutuhkan tubuh.
  • Bakteri bisa memproduksi vitamin B dan vitamin K.
  • Memiliki kemampuan memperbaiki sel dinding usus yang sudah tua dan mengalami kerusakan.
  • Merangsang gerak usus agar tidak mudah muntah terutama konstipasi sembelit.
  • Menghambat perkembang-biakkan bakteri jahat (Helicobacterium Pylory).
  • Mencegah tubuh agar tidak mudah terinfeksi bakteri jahat. 
  • Sifat Bakteri  : – Gram Positif (+) dan – Gram Negatif (-)

Biasanya kalau pasien menderita infeksi di bagian atas diafragma (dada) umumnya disebabkan “gram positif”, tapi kalau infeksi di bagian bawah diafragma (dada ke bawah) itu disebabkan “gram negatif”. Gram positif lebih mudah dilawan. 

2. VIRUS

Image

  • Virus adalah parasit berukuran mikroskopik yang menginfeksi sel organisme biologis. Virus bersifat parasit obligat, hal tersebut disebabkan karena virus hanya dapat bereproduksi di dalam material hidup.
  • Ukuran virus lebih kecil dari bakteri. Perkembang-biakkan virus menggunakan sel tubuh inangnya. Jadi virus akan mati jika berada di luar tubuh.
  • Virus TIDAK BISA dibunuh oleh obat-obatan. (Catatan : Antibiotik sama sekali tidak bekerja terhadap virus).
  • Virus hanya bisa dibasmi oleh sistem kekebalan tubuh atau daya tahan tubuh. Ciri alamiah perlawanan tubuh terhadap gangguan virus adalah “demam”. Jadi demam adalah sistem daya tahan tubuh yang justru bermanfaat untuk membasmi virus, karena virus tidak tahan dengan suhu tubuh yang tinggi.

3. ANTIBIOTIK

Image

Antibiotika adalah segolongan senyawa, baik alami maupun sintetik, dan full sintetik yang mempunyai efek menekan atau menghentikan suatu proses biokimia di dalam organisme, khususnya dalam proses infeksi oleh bakteri.

  • Antibiotik alami, salah satu kandungan ASI merupakan bakteri baik.
  • Antibiotik sintetik : Ampisilin, amodicilin, dll dimasukkan ke jenis antibiotik “Narrow Spectrum”
  • Antibiotik full sintetik : semua bakteri akan mati (yang friendly mau pun yang bad bacteri), misalnya : cepha losporin (ada beberapa jenisnya, a.l Velosef, duricef, dll)

Perhatian :

Pemakaian antibiotik tidak pada tempatnya dan berlebihan, dapat menimbulkan efek negatif yang lebih luas, karena selain dapat membunuh bakteri yang baik dan berguna yang ada di dalam tubuh, sehingga tempat  yang semula diisi bakteri baik, jadi diisi bakteri jahat atau jamur.

Begitu juga jika pemberian antibiotik ini berlebihan akan menyebabkan bakteri bakteri yang tidak terbunuh mengalami mutasi dan menjadi kuman yang resistence terhadap antibiotik. 

Penggunaan antibiotik tidak berguna dan tidak tepat diberikan kepada pasien dengan kondisi : 

  • demam
  • radang tenggorokan
  • diare

Antibiotik pun tidak bisa bekerja diberikan kepada penderita dengan kondisi :

  • Colds (demam) dan flu
  • Batuk dan brochitis
  • Radang tenggorokan
  • Infeksi telinga
  • Sinusitis

Penggunaan tidak tepat bisa merugikan dan membahayakan pasien itu sendiri. 

Antibiotik tepat diberikan kepada penderita dengan kondisi :

  • Infeksi saluran kemih
  • Ada sebagian infeksi telinga tengah (“otitis media”)
  • Sinusitis berat yang membuat penderita sakit kepala, dan mengalami pembengkakan di wajah
  • Radang tenggorokan akibat kuman “streptococus” (untuk usia 4 tahun – 7 tahun)

Efek Negatif Antibiotik  :

  • Bisa menimbulkan diare, mual, muntah, mulas. Umumnya menganggu saluran pencernaan
  • Terkadang timbul ruam dan gatal, bibir bengkak, kelopak mata bengkak, dan gangguan pernafasan
  • Demam (drug fever). Antibiotik yang menimbulkan demam : bactrim, septrim, sefalsporoin, eritromicin
  • Ada antibiotik cloramfenikol, sejenis antibiotik yang mengganggu sumsum tulang belakang terutama pada penderita dengan gangguan darah.
  • Antibiotik yang paling sering menimbulkan efek adalah obat TBC seperti INH, refampisin, PZA (Pirazinamid)
  • Gangguan fungsi ginjal. Golongan antibiotik yang bisa menimbulkan efek ini adalah “aminoglicoside” ; garamycin, gentamycin intravena dll. terutama untuk penderita ginjal, hati hati mengonsumsi antibiotik. 

Semakin sering mengonsumsi antibiotik, semakin sering kita sakit! – The less you consume antibiotic, the less frequent you get sick!

 

Dari berbagai sumber 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s