Label Makanan Kesehatan Yang Tidak Sehat

Standar

Image

Kita selalu terpana dan ingin selalu memberikan makanan sehat untuk anak-anak kita mau pun makanan sehat yang kita konsumsi, tujuannya jelas bahwa kita ingin hidup sehat. Kedengarannya mudah, lalu berlombalah kita untuk membeli produk produk makanan yang berkategori makanan sehat.

Saya ingin berbagi informasi tentang makanan kesehatan yang tidak sehat, kok bisa? Ini pasti hanya karena saya memproduksi makanan sehat yang benar benar menyehatkan kan? begitu sebagian orang berkomentar kepada saya. Tidak apa-apa ini adalah suatu resiko yang harus saya hadapi dengan senyuman.. ūüôā

Ketika suatu hari saya berhadapan dengan pebisnis “gajah” yang menjual produk makanan berlabel : rendah kalori dan bla bla bla.. ditambahkan bahwa mereka memproduksi besar-besaran produk ini karena alasan bahwa orang kita suka dengan camilan, maka mereka menciptakan makanan camilan yang sehat – menurut mereka, menurut saya : benarkah begitu kenyataaannya? ¬†Saya mencoba sebagai pendengar sekaligus pengamat kesehatan, terutama yang berkaitan dengan Anak-anak Berkebutuhan Khusus, merasa tertantang untuk mencari informasi lebih banyak lagi tentang makanan kesehatan ini.

Selama “long weekend” sudah berapa artikel dan buku yang saya baca, bahas sendirian, dan sesekali beradu argumen dengan suami dan anak-anak. Ada hal yang menarik dari hasil liburan ini yang akan saya bagikan kepada para pembaca marinki.org Mari kita bahas bersama di sini dengan cara MENGHINDARKANNYA, yaitu :

  1. Jus buah-buahan. Dibuat sendiri atau membeli sama saja jika menambahkan gula dengan jumlah gula yang ada pada jus jeruk misalnya, itu sama dengan jumlah gula yang terdapat pada minuman “soft drink”. Jus jeruk sama sekali tidak ada seratnya lagi, yang tersisa hanyalah gula dan sedikit vitamin, sehingga tidak ada resistensi mengunyah, dan kita hanya memasukkan gula yang berlebihan dalam waktu singkat. Sudah dipastikan jika kebiasaan buruk ini dilanjutkan, akan muncul penyakit diabetes tipe II, penyakit jantung, dan banyak penyakit lainnya. Tidak aneh remaja sekarang banyak yang sudah harus disuntik insulin karena pankreasnya sudah rusak (info dari Pak Andang Kasriadi – Ketua Asosiasi Kefir Susu Indonesia, bahwa gadis yang masih belia sudah terkena sakit diabetes tipe II, 19 April 2014). Harus digaris bawahi : Jus buah (dari toko apa pun) harus dihindarkan, kebanyakan jus buah mengandung jumlah gula yang sama mudahnya dicerna sebagai minuman manis lainnya. Cara terbaik adalah MAKAN BUAH-BUAHAN SEGAR YANG UTUH.
  2. Minuman Isotonik. Minuman ini sebetulnya dirancang untuk para atlet atau olahragawan yang baru saja selesai latihan intensif yang mengeluarkan keringat sangat banyak. Minuman olahraga ini mengandung air, elektrolit, dan gula. Air adalah untuk mengisi cairan yang hilang, elektrolit adalah untuk pengganti garam natrium yang hilang waktu keluar bersama keringat, dan gula adalah sebagai pengganti energi setelah latihan yang intens. Kalau kita bukan olahragawan mengapa harus meminum cairan isotonik seperti ini? Contoh di iklan TV, misalnya Gatorade, gula yang terkandung dari 1 botol sebanyak 30 gram. Jadi kalau kita hanya merasa haus setelah pulang dari jalan-jalan, piknik, atau jogging di kompleks perumahan tentu tidak perlu minum Gatorade kan? Air putih saja sudah cukup kok. Intinya : Jika kita tidak melakukan latihan super intensif, maka hindarkan minuman olahraga ini. 
  3. Minyak Nabati. Saking takutnya kita terhadap gangguan tinggi kolesterol, maka kita mengubah semua minyak yang di dapur menjadi minyak nabati : minyak kedelai, minyak jagung, minyak biji kapas, dll. Benarkah itu? Proses pembuatan minyak ini saja diekstrak dari biji menggunakan metoda pengolahan yang sangat keras dan panas yang sangat tinggi., lalu di “bleaching” dan heksan pelarut beracun. Minyak ini mengandung Omega 6 asam lemak yang sangat tinggi, dan sepanjang evolusi manusia, kita tidak memerlukan omega 6 asam lemak sebanyak itu, tubuh kita sudah cukup mendapatkannya dengan jumlah yang sedikit saja dari daging dan kacang-kacangan. Apa akibatnya kalau pola makan kita seperti orang Barat yang makannya bisa 3 kali lipat dari kita? Pastilah kita berhadapan dengan masalah. Makan terlalu banyak lemak bisa menyebabkan peradangan, dan ini ¬†awal penyebab utama dari berbagai penyakit kronis. Mengapa ya? Minyak nabati jika masuk ke dalam tubuh akan menyimpan lemak di membran sel dan sangat sensitif terhadap oksidasi dan kerusakan. Minyak sayur industri yang di jual di swalayan umumnya mengandung lemak trans sekitar 0,56% – 4,2 %yang sangat beracun (silakan bandingkan sendiri, saya tidak menyebutkan merk produksinya). Jadi kita sebagai orang Timur bisa menghindarkan penyakit Barat dengan cara tidak mengikuti gaya mereka dalam hal pola makan minyak ini… begitu kan?
  4. Makanan Rendah Lemak. Ini adalah sama dengan pembohongan publik. Buktinya orang justru bisa makin gemuk jika mengonsumsi makanan berlabel rendah lemak. Mau bukti? Produsen makanan lalu menambahkan bahan kimia lainnya, pemanis buatan dan juga sejumlah besar gula. Mereka mengubah hal-hal yang baik (lemak) lalu menggantinya dengan hal-hal yang buruk (gula). Contohnya : produsen membuat minuman :yoghurt” yang sehat, tapi karena ingin untung besar agar dibeli masyarakat, maka yoghurt berubah menjadi monster karena produsen menambahkan bahan-bahan yang tidak sehat. Saran : Hindarkan makanan dan minuman berlabel rendah lemak, produk ini adalah produk olahan sarat dengan gula dan zat berbahaya lainnya.
  5. Makanan Bebas Gluten. Beberapa penelitian tentang ABK (Anak-anak Berkebutuhan Khusus) yang diwajibkan memakan produk makanan yang “gluten free”. Mulailah para orang tua yang merawat ABK atau para orang tua yang khawatir kelak anaknya akan menjadi ADD, ADHD, dan berbagai sindrom lainnya, menghindarkan makanan yang mengandung protein yang ditemukan dalam gandum (“rye” dan “barley”, dan beberapa biji-bijian lainnya). Hasil penelitian ini, produsen makanan telah terjebak pada tren dan melihat segmen pasar makanan bebas gluten, lalu memproduksi tepung lainnya seperti tepung kentang, tepung jagung, dll. Makanan ini alih-alih menjadi sehat, malah yang terjadi adalah memunculkan lonjakan gula darah dengan cepat di tubuh karena pati/tepung ini sangat halus sehingga sangat mudah diserap oleh tubuh yang kekurangan nutrisi. Yang harus dihindarkan adalah produk ini sarat dengan gula dan bahan kimia berbahaya. Produk makanan bebas gluten tidak lebih sehat dari pada makanan lainnya yang ada glutennya, misalnya produk daging atau sayuran.
  6. Margarin. Begitu banyak masyarakat kita yang tidak bisa membedakan “margarine” dengan “mentega”. Margarin ini diproduksi oleh industri besar jelas tujuannya hanya untuk mencari keuntungan di atas penderitaan sakit orang. Betapa ¬†tidak, orang yang sakit jantung, contohnya, mereka mengonsumsi makanan, kue, tart, yang bermargarin. Produsen berlomba membuat margarin yang segurih dan terasa seperti mentega, dan tidak seorang pun protes. Produsen mengubah pola pikir konsumen ke hal hal yang konsumerisme dan materialisme, seolah-olah – kalau ada yang lebih murah, berkualitas, dan menyehatkan, mengapa memilih yang mahal?” Kata saya ini adalah termasuk kejahatan yang direstui.. untuk saya jelas “TIDAK”. Margarin dibuat dari dari tumbuhan dan diolah dengan penambahan zat berbahaya dengan temperatur yang tinggi. Sehatnya dari mana dibandingkan dengan mentega? Mentega dibuat dari susu sapi yang mana makanan sapi adalah rumput. Mentega merupakan sumber yang sangat baik mengandung asam lemak dan vitamin K2 yang memiliki efek positif yang sangat kuat untuk kesehatan. (akan dibahas lebih lanjut khusus tentang manfaat Mentega di artikel yad). Perlu digaris-bawahi : Margarin merupakan makanan olahan yang mengandung zat dari bahan-bahan buatan yang tidak sehat. Gunakanlah “real butter” sebagai gantinya. Sayangi tubuh kita, sayangi jantung kita.
  7. Penganan Energi. Satu lagi yang saya temukan dari produk makanan yang sekarang sedang tren dan gencar diiklan komersilkan, yaitu penganan berbentuk “bar” istilah lain dari “sepotong makanan”, misalnya energi bar yang katanya ini adalah diciptakan sebagai makanan sehat untuk atlet elit yang sangat menjaga asupan protein tinggi tapi berkalori rendah. Saya ambil contoh kandungan nutrisi yang dibanggakan oleh salah satu produsen “gajah”, sampel satu bar : ¬†Keterangan Nutrisi 1 potong bar seberat 25 gram : Kalori 110 kkal, lemak 3,5 g, karbohidrat 18 g, protein 3 g. Agar konsumen tertarik : lemak jenuh 1 g, lemak trans 0 g, kolestrol ) mg, Konsumen menutup matanya dengan informasi ini : karbohidrat 18 g, gula 6 g, sodium 30 mg. Tentu saja kalau keinginan mengemil cukup 1 potong (25 gram) dengan ¬†harga Rp.3.000/potong itu cukup. Maka hitunglah kebutuhan harian gizi yang diperlukan oleh tubuh. Anda dan saya pasti mengedip-kedipkan mata… hehehe… *_* ¬†terutama kandungan 6 gram gulanya itu.. Bisakah kita sehat? ini permainan logika.. silakan buktikan kalau memang sehat. Lalu siapa pula yang diuntungkan jika kita sakit? Ini juga silakan dipertimbangkan. Energi bar dan protein bar adalah produk yang diproses pabrik, mungkin protein lebih tinggi dari coklat, tapi produk itu seringkali masih mengandung bahan-bahan yang tidak sehat jika dikonsumsi lebih, ada gula, tepung, rasa buatan yang sebetulnya kita tidak membutuhkannya.
  8. Gandum. Benarkah mengonsumsi gandum lebih sehat dari pada mengonsumsi nasi? Untuk hal ini saya kurang sependapat dengan para pakar gizi mengenai pemberitaan bahwa nasi adalah harus dihindarkan, dan gantilah dengan gandum. Sebenarnya apa yang sedang terjadi di dunia ini? ¬†Hal ini bukan berarti bahwa gandum sehat, ini sama saja dengan istilah sekarang ; “Cacat Logika”. ¬†Saya mengamati beberapa produk makanan yang berasal dari gandum sebagai sumber utama dari gluten dalam makanan dan sebagian besar penduduk sensitif terhadap gluten. Individu yang rentan terhadap serangan protein gluten bisa menyerang kekebalan tubuh dan menganggu saluran pencernaan. Protein gluten ini dapat menyebabkan kerusakan pada lapisan saluran pencernaan, gangguan nyeri, kembung, kelelahan, inkonsistensi (kondisi dari posisi rebah ke posisi duduk, terasa nyeri), dan gejala derita lainnya. Sebuah studi (realfarmacy) menunjukkan bahwa serat gandum bisa membuat tubuh kekurangan vitamin D yang membuat tubuh seperti terbakar dan menganggu laju kolestrol rendah. Nasi yang berasal dari beras, apalagi beras organik, sarat dengan vitamin B, mengandung serat, dan dapat menormalkan kolestrol dalam darah. Kandungan karbohidrat beras merah lebih rendah (78,9 gr: 75,7 gr), tetapi hasil analisis Nio (1992) menunjukkan nilai energi yang dihasilkan beras merah justru di atas beras putih (349 kal: 353 kal). Selain lebih kaya protein (6,8 gr: 8,2 gr), hal tersebut mungkin disebabkan kandungan tiaminnya yang lebih tinggi (0,12 mg: 0,31 mg).

    Kekurangan tiamin bisa mengganggu sistem saraf dan jantung, dalam keadaan berat dinamakan beri-beri, dengan gejala awal nafsu makan berkurang, gangguan pencernaan, sembelit, mudah lelah, kesemutan, jantung berdebar, dan refleks berkurang.

    Unsur gizi lain yang terdapat pada beras merah adalah fosfor(243 mg per 100 gr bahan) dan selenium. Selenium merupakan elemen kelumit (trace element) yang merupakan bagian esensial dari enzim glutation peroksidase. Enzim ini berperan sebagai katalisator dalam pemecahan peroksida menjadi ikatan yang tidak bersifat toksik. Peroksida dapat berubah menjadi radikal bebas yang mampu mengoksidasi asam lemak tak jenuhdalam membran sel hingga merusak membran tersebut, menyebabkan kanker, dan penyakit degeneratif lainnya. Karena kemampuannya itulah banyak pakar mengatakan bahan ini mempunyai potensi untuk mencegah penyakit kanker dan penyakit degeneratif lain.

  9. Agave Nectar. Dengan pola belanja di swalayan, membuat kita pun harus lebih teliti lagi. Pemanis ini disebut sebagai alternatif yang sehat untuk gula karena bersifat alami memiliki indeks glikemik rendah. Percayakah kita? Memang efek berbahaya dari gula tidak ada hubungannya dengan indeks glikemik, yang berbahaya terutama karena sarat dengan jumlah yang wajar dari fruktosa. Tapi terlalu banyak fruktosa dalam diet bisa menyebabkan berbagai masalah, terutama pada orang yang tidak berolahraga. Semua fruktosa dimetabolisme oleh hati, jadi jika hati penuh dengan glikogen fruktosa akan berubah menjadi lemak. Hal ini tentu menyebabkan penyakit hati berlemak non-alkohol dan segala macam masalah metabolisme seperti resistensi terhadap insulin dan hormon leptin, yang pada akhirnya akan menyebabkan obesitas dan diabetes. Bandingkan gula biasa yang mengandung 50% fruktosa dan gula agave yang mengandung 90% fruktosa. Jadi jika kita mengonsumsi makanan yang dibuat oleh industri makanan dan disebutkan produknya mengandung agave nectar, berhati-hatilah dan siapkan diri kita untuk segera mengakhiri asupan makanan itu. Agave nectar jauh lebih buruk dari pada gula, agave nectar sarat dengan fruktosa dan ini adalah penyebab semua masalah kesehatan kita. Hindarkan High Fructose Corn Syrup!
  10. Sereal. Benarkah kita akan terhindar sakit jantung seperti iklan di TV atau media cetak lainnya dengan makan sereal setiap waktu ¬†karena sarapan? Siapa yang menjamin? Lihat kenyataan yang ada, produk ini merupakan salah satu makanan terburuk yang ada yang dimakan oleh kebanyakan orang. Sereal adalah makanan yang diproses untuk sajian sarapan yang tidak sehat karena sarat dengan gula dan karbohidrat olahan. Produsen mengakalinya agar konsumen “tertipu” yaitu membentengi produknya dengan penambahan vitamin sistetis dan mencampurkan sejumlah biji-bijian, lalu memasarkan produknya dengan gencar sebagai makanan sehat. Korbannya adalah konsumen yang “elit” atau “setengah tanggung elit”… (istilah saya OKB).. =D Merasa kalau sudah sarapan seperti ini dijamin bakal sehat seperti orang “sana”. Saran saya : Jangan tertipu label :rendah lemak, bebas lemak, dibuat dari gandum, mengandung omega 6, dll. Ingatlah tubuh kita adalah pabrik obat itu sendiri. Ketika kita lupa atau mengabaikannya, maka sarapan sereal dengan gula tinggi akan membuat kita bersiap-siap menghadapi “kecelakaan” gula darah tinggi di kemudian hari.

HIDUP BUKAN HANYA SEKEDAR HIDUP, TAPI HIDUP HARUS BISA BERMANFAAT 

Salam Sehat Bersama Marinki Kefir

‚ÄúKalau Hidup Sekedar Hidup, Babi di Hutan Juga Hidup. Kalau Kerja Sekedar Kerja, Kera Juga Bekerja.‚ÄĚ:¬†

‚ÄúKalau Hidup Sekedar Hidup, Babi di Hutan Juga Hidup. Kalau Kerja Sekedar Kerja, Kera Juga Bekerja.‚ÄĚ

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s