Meminimalisir Rasa Ketidak-nyamanan Selama Proses Detoksifikasi – Kasriati Purnomo

Standar

Image

Perlunya Detoksifikasi

Ketika kita sedang melakukan proses detoks selama beberapa hari, banyak hal seperti minum kopi, minuman bersoda,  makan makanan bergula, atau merokok (tembakau)  dapat memicu reaksi detoks tersebut. Gejala ini sering tidak disadari ketika minum Kefir lalu kepala menjadi pusing, mual, hidung “meler” seperti penderita sinusitis, atau bahkan “mampet” seperti sesak untuk bernafas, tenggorokan sakit, bisa sembelit atau bisa diare, gejala yang umum dan sering terjadi adalah sangat mirip dengan penderita flu/influenza (demam, menggigil… brrrr) dan ruam di kulit yang menimbulkan rasa gatal… pernahkah begitu? Nah kalau pernah saya yakin sekarang Anda sangat berbahagia karena bisa melewati “ranjau” dengan selamat, dan Anda lulus menjadi orang sehat… =D

Gejala tersebut dikenal dengan berbagai nama termasuk reaksi penyembuhan, gejala detoks, reaksi pembersihan, krisis penyembuhan, reaksi Herxheimer, atau “dead-off”.

Dasar Penyebab Gejala Detox

Banyak orang yang bertahan dalam kondisi ini merasakan sensasi yang tidak menyenangkan, tapi rasa keingin tahuannya lebih banyak tentang apa yang sedang terjadi dalam tubuhnya, dan apa yang harus  dilakukan untuk mencegah sensasi tidak nyaman itu.

Dari beberapa orang yang saya tanya, semua gejala detoks masing-masing berbeda tergantung dari “keparahan toksin” yang ada pada tubuhnya, umumnya kaum perempuan lebih kuat merasakan efek detoks dari pada kaum lelaki. Apalagi bagi perempuan yang setiap bulan mendapatkan sakit pramenstruasi, atau ibu ibu yang pernah melahirkan, tentu efek detoksifikasi ini tidaklah seberapa … jadi kaum lelaki, harus tabah ya.. =D

Ada tiga dasar proses pembersihan ini, yaitu :

  • Kita harus bersikap proaktif bahwa proses pembersihan ini adalah untuk melepaskan sejumlah racun yang tersimpan dalam tubuh, patogen, limbah metabolik, kotoran, yang memang tidak perlu ada.
  • Beberapa jalur bawaan dalam tubuh melalui yang normal dan alami menghilangkan bahan yang tidak diinginkan seperti menjadi kewalahan, stagnan, dan efektif lumpuh oleh jumlah toksin yang luar biasa besar  yang dirilis pada tingkat sel di seluruh tubuh. Hal ini menempatkan tekanan yang berlebihan pada jalur yang tersisa.
  • Dalam beberapa kasus, ada juga mungkin mikroorganisme patogen seperti bakteri atau ragi yang telah memberi makan pada zat kita sudah biasa (teratur) ditelan, misalnya candida yang memakan semua gula yang berada dalam makanan) yang mungkin mati ketika kita menghalangi mereka dari makanan yang disukainya, yang melepaskan zat beracun ke dalam aliran darah.

Cara Alamiah Tubuh Membersihkan Racun

Tubuh kita adalah dokter pribadi yang sudah dilengkapi dengan sistem yang cerdas dan organ yang sangat interaktif, melakukan proses secara alami yang dirancang untuk memobilisasi dan membersihkan bahan-bahan beracun dari dalam dirinya sendiri secara berkelanjutan.

Organ utama tubuh dan jalur eliminasi dimaksud adalah :

  • Usus besar
  • Hati
  • Ginjal
  • Limfatik
  • Paru-paru
  • Kulit
  • Darah

Masing-masing jalur tersebut adalah bersinergis selalu saling berhubungan dan saling tergantung satu dengan lainnya, dan jika mereka semua berfungsi dengan baik kemungkinannya adalah kita akan menikmati kesehatan yang baik.

Sebaliknya, jika satu atau lebih jalur tersebut menjadi lamban, padat, kewalahan, atau jika tidak berfungsi, kurang dari optimal, maka akan menempatkan beban yang tidak wajar pada tubuh kita, hal seperti ini yang sering terjadi terhadap orang yang masuk dalam gejala yang tidak menyenangkan, misalnya seperti ada tekanan pada uluhati, seperti sesak, juga ada ruam pada kulit, bahkan seperti bentol jerawat (pada orang dewasa), perasaan sembelit, bahkan terjadi kasus (tidak banyak) mengalami pembengkakan kelenjar getah bening. Proses ini bisa juga menyebabkan sakit pada tenggorokan, bisa batuk atau kongesti paru-paru.

Saran saya : Jangan panik! Ini hanya berlangsung beberapa hari saja. Selama proses detoksifikasi teruskan meminum kefir, tidak perlu harus minum obat penghilang sakit kepala, atau obat farmasi lainnya, tapi dianjurkan minum air putih, kurangi makan dan minum bergula, minuman bersoda, kopi, teh. Ini akan memicu munculnya gejala detoksifikasi. Iya kalau hanya sehari kalau terus berlangsung, banyak yang kalah sebelum perang, artinya banyak yang tidak tahan lalu stop minum kefir. Ini artinya adalah Anda memelihara patogen dalam tubuh hidup nyaman bersama, tapi ibarat menunggu gunung meletus. Tentu bukan ini yang diinginkan.. =D

Persiapan Untuk Menghindarkan Rasa Tidak Nyaman Karena Efek Detoks

Untuk menghindari gejala detoks selama proses membersihkan adalah kita harus menjadi proaktif  dan mendukung kemampuan tubuh kita sendiri untuk berani membersihkan diri, dengan menggunakan berbagai metode holistik bisa membantu, memberdayakan organ detoksifikasi alami kita dan jalur untuk lebih efektif adalah memobilisasi dan offloading racun dan limbah di tubuh kita

Saran yang dapat dicoba dan diselesaikan dengan meminimalisir rasa ketidak-nyamanan selama proses detoksifikasi, yaitu : 

  • Teratur. Mengonsumsi Kefir dilakukan secara rutin dan harus sesuai dengan Porsi Ideal dan Berat Badan. Ini penting, karena asupan yang cukup bisa menjaga perut selalu bergerak selama proses pembersihan. Sebagian orang bisa terjadi konstipasi, maka dengan menambahkan suplemen Magnesium dan atau Vitamin C yang aman di lambung (holisticare) bisa membantu.
  • Enema atau kolon hidroterapi / colonics. Banyak orang tidak menyadari penyembuhan yang kuat dan efek detoksifikasi melakukan cara yang sederhana enema dengan air hangat , yang merupakan praktek pembersihan,  yang dengan mudah dapat dilakukan sendiri di rumah.
  • Menarik racun. Kefir dengan kemampuan yang kuat untuk menarik racun secara aman, patogen dan limbah ke daerah permukaan yang sangat besar, menahannya dengan reaksi yang cepat, dan efisien melenyapkannya dari tubuh yang tepat bersama dengan feses saat buang air besar. Sebagian orang ada yang diare, dan muntah, keluar keringat,.
  • Mandi garam. Menambahkan garam laut, garam epsom, serpihan magnesium klorida, atau minyak, baking soda, atau kombinasi dari ini untuk mandi air hangat, dan berendam di dalamnya selama setidaknya setengah jam adalah cara terbaik untuk menarik racun keluar dari tubuh melalui kulit . Menambahkan bubuk  tanah liat bentonit  untuk mandi juga sangat bermanfaat.
  • Menyikat kulit kering. Menyikat kulit di seluruh tubuh dengan sikat berbulu halus alami yang dibuat khusus untuk tujuan ini merupakan metode yang fantastis baik untuk pengelupasan kulit kering serta merangsang dan mendukung peningkatan fungsi seluruh sistem limfatik.
  • Mengompres dengan minyak jarak. Caranya siapkan selembar kain katun atau wol flanel bersih, direndam dengan minyak jarak lalu diaplikasikan di sekitar hati/lever, ditutupi handuk, lalu ditutupi lagi dengan bantal pemanas dan dibiarkan selama sekitar satu jam, perlakuan yang fenomenal untuk mendorong peningkatan fungsi hati. Minyak jarak tidak hanya membantu hati untuk lebih melakukan salah satu pekerjaan utama, yaitu penyaringan darah / pembersihan, tetapi juga luar biasa untuk mengkatalis limfatik, yang merupakan bagian integral membersihkan tubuh di tingkat sel.

“Selalu pastikan untuk minum banyak air murni (air destilasi lebih baik), yang benar-benar penting bagi siapa saja bahwa detoksifikasi adalah untuk membantu diri sendiri selama proses pemurnian batin”.

Keterangan tambahan :

Minyak jarak (Castor Oil) telah di pakai sejak lama dalam pengobatan tradisional, terutama sebagai pencahar dan bahan anti-inflamasi.

Diambil foto dari google.

Tubuh sehat idaman semua orang. Lakukan Pola Hidup yang baik. Salam Marinki’s Kefir. Konsultasi hubungi Kasriati Purnomo Whatsapp  ke 0811892010

16 responses »

  1. maaf pak, sy ingin bertny, sy mengalami keluhan di kepala, sering terasa nyeri atau kesemutan yg sering kali menjalar ke bagian muka rasa kesemutannya.
    dr hsl ct-scan diketemukan adanya cvd infark di bagian kepala sebelah kiri & menurut dokter spesialis syaraf, infark tersebut tdklah berbahaya namun yg sy rasakan jk sdh timbul rasa nyerinya dpt memberikan rasa tdk nyaman & mengganggu aktifitas sy.
    sy sdh memasuki minggu keenam minum kefir, pagi-malam @250ml (kurang lebih), apakah minum kefir sy itu bs membantu menyembuhkan keluhan sy tsb?
    mhn infonya pak krn sy ingin sekali cepat sembuh lantaran keluhan sy ini sdh sy alami hampir 8 bln & sy sdh bnyk mengeluarkan biaya utk keperluan berobat secara medis ataupun alternatif.
    trm ksh bnyk atas bantuan bpk.

    • Terima kasih sudah berkunjung ke blog ini. Minum Kefir secara rutin bisa meregenerasi sel sel syaraf menjadi normal. Dari penuturan bapak sering merasa nyeri, saya memprediksi (tdk mendiagnosa)
      – bahwa kefir sedang mendetoks racun yang sudah ada di tubuh akibat obat-obatan terutama obat pereda sakit (parasetamol atau sejenisnya).
      – Jika ada peradangan, dokter umumnya (tidak semua) memberi obat antibiotik. Ketika bapak minum Kefir, obat antibiotik ini akan dilemahkan, juga kefir pun tidak berfungsi.
      Saran :
      Minum kefir yang terbaik saat perut kosong, jika minum 2X malam minum sebelum tidur.
      Untuk menonaktifkan virus dan bakteri yang “tampaknya” sudah menganggu bapak, saya sarankan minum kefir kolostrum tiap hari 2X25 cc pagi dan malam. Campurkan saja dengan Kefir yang bapak minum (Usahakan minum kefirnya yang Optima saja)
      Semoga jawaban saya bisa membantu.
      Salam (Mama Rinki)

    • Kalau keluhan spt yg dialami bapak hampir mirip dg penyakit GBS, medik sampai sekarang blm menemukan obatnya. Ada padien GBS yg sembuh dlm waktu 17 hari hanya minum kefir optima dan bubur kacang hijau. Mungkin bisa dicobakan ke bapak. Semoga info ini bisa membantu.

      • dear pak, terima kasih banyak atas informasinya. saya akan terus mencoba apa yang bapak sarankan/informasikan dan saat ini saya sudah mendapatkan pasokan kefir kolos sukam (cuma ada 500ml) dan disarankan untuk minum kolosnya 2 kali sehari pagi-malam 1 sendok makan.
        di rumah juga ada stok optima, kalau boleh dicampur antara kolos dengan optima, bagaimana perbandingannya pak? apakah kolos cukup 1 sendok makan dengan optima 100ml? atau bagaimana baiknya pak?
        yang agak susah kalau kolos habis, agak susah mendapatkannya pak dan pihak langganan saya juga menyediakan kolos secara indent, bagaimana dengan takaran optima jika tidak dicampur dengan kolos? mohon penjelasannya pak… hatur nuhun pak…

      • Untuk porsi ideal orang dewasa adalah 150ml sd 200ml Kefir Optima dan 25 ml Kefir Kolostrum, 3x sehari.
        Kolostrum sukam memang jarang ada. Saya menyediakan Kefir Kolostrum Sapi. Hanya stok terbatas.

      • Kalau porsi idealnya : 3X@150 ml Kefir Optima dengan tambahan 25 ml Kolostrum. Bisa dicampurkan diminumnya, boleh dipisah.

  2. Pak, kalau untuk masalah pencernaan dan kista sebaiknya minum kefir prima atau kefir optima dan bagaimana aturan minumnya?
    Terima kasih

    • Teruma kasih sudah berkunjung ke blog saya, saya ibu rumahtangga lho.. Untuk pencernaan baiknya Kefir Prima tapi karena ada kista perlu whey kefir maka disarankan minum Kefir Optima, minimal 3 kali @170 ml sd 200 ml setiap hari sebelum makan. Salam

  3. Pak, saya minum kefir sudah 3x.. krn ada asam lambunng, sebelum nya minum obat dokter, saya stop , saat ini lidah saya pahit dan putih apa itu bagian dari detox ya?

    • Rasa pahit bukan karena proses detox, asam reflux dari lambung menyebabkan rasa pahit di lidah, tp itu sebentar saja lama kelamaan enzim di mulut akan menetralkannya dg bantuan kefir.

  4. Pak, saya sdh minum kefir 3x, keluhan asam lambung, sebelum nya berobat ke dokter gk ada perkembangan, saat ini lidah saya pahit dan putih, apa efek detox atau kurang minum ya

  5. Saya minum kefir untuk mengobati maag kronis,jerawat,sembelit..magg n jerawat nya membaik.tp babnya (maaf) jadi bulat2 spt kotoran kambing dan keras…ini proses detox atau cara sy buat susnya yg salah ya?sy biasa fermentasi nya 48 jam 100 gr bibit kefir dengan 1 ltr susu sapi.apakah sudah benar sy mbuat susu kefirnya ? Terimakasih banyak

    • Membuat kefir sudah benar. Yang salah adalah minum kefir tidak disertai makanan yang kaya serat dan kurang minum air putih. Coba variasikan kefir dengan sayur/buah buahan/jeli agar agar, jadi faecesnya tidak menyaingi kambing ya.. 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s