Benarkah Susu Sapi HANYA untuk Anak Sapi?

Standar
 Al-Baqarah         البقرة         The Cow         >>

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُلُوا مِنْ طَيِّبَاتِ مَا رَزَقْنَاكُمْ وَاشْكُرُوا لِلَّهِ إِنْ كُنْتُمْ إِيَّاهُ تَعْبُدُونَ

Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezeki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika benar-benar kepada-Nya kamu menyembah.

Seorang dokter menulis buku Don’t Drink Your Milk. Ini artikel menarik dan memancing saya untuk segera membaca buku kontroversial ini. Bahkan halaman muka dituliskan oleh seorang dokter spesialis anak dengan bangga mendedikasikan karya tulisnya untuk Dr. Lewis A. Barness sebagai orang pertama yang mengajarkan dia bahwa “Susu Sapi adalah untuk Anak Sapi”. Benarkah? 

Saya, tentu saja ingin mengorek lebih dalam mengapa seorang ahli medis yang murni meneliti ilmu kedokteran pasti memiliki alasan logis dan siapa tahu tulisan ini adalah hasil penelitian dia sendiri, bukan hanya sekedar membaca literatur atau jurnal kesehatan hasil observasi “abal-abal”.

Saya ingat ada artikel dari salah satu Fakultas Peternakan Universitas Negeri di negara kita yang meneliti hubungan antara binatang ternak dengan agama. Kedengarannya ini tidak ilmiah ya? tapi justru saya berpikir sangat sederhana bahwa semua yang ada di jagat raya ini adalah kreasi ilmiah Sang Maha Pencipta yang tidak bisa terbantahkan oleh siapa pun termasuk oleh para ahli medis, ahli fisika, ahli biologi, ahli astronomi, ahli kesehatan, dan berbagai disiplin ilmu yang ada di dunia ini. Siapa yang bisa membantah kreasi ini? yaitu kecuali orang yang tidak berpikir dan tidak menggunakan pikirannya secara logika.

Penulis buku ini mengatakan dengan percaya diri : “….. namun, seiring perkembangan zaman, semakin banyak dokter, masyarakat, dan bahkan, komisi perdagangan federal, meneliti kembali keyakinan lama tentang kebaikan susu sapi. Richard Nixon, Presiden Amerika Serikat, pun myakini bahwa susu sapi mungkin tidak baik untuk dikonsumsi”…… Pada penyataannya, konsumsi susu sapi terkait dangan defisiensi besi pada bayi dan anak-anak; susu sapi disebut sebagai penyebab kram dan diare di berbagai populasi dunia, dan juga penyebab berbagai bentuk alergi; serta terdapat kemungkinan bahwa susu memiliki peran utama terjadinya aterosklerosis dan serangan jantung. Anda, pembaca terpengaruh ulasan ini? ataukah sependapat dengan saya, dalam hati terucap : gila ini penulis. Ternyata hari ‘genee’ masih bertebaran orang yang tidak ‘mikir’… 🙂

Halo pembaca blog saya yang setia. Saya hanya sekedar mengembalikan ingatan kita kepada kekuasaan Tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang. Mari buka mata kita, mengapa orang dengan disiplin ilmu yang sangat diperlukan masyarakat kita tega menyebarkan ilmu yang tiada apa-apanya dibandingkan ilmu Tuhan? Lihatlah apa yang Allah firmankan tentang binatang ternak.

Firman Allah SWT :  Dan sesungguhnya pada binatang ternak itu terdapat pelajaran yang penting bagi kamu. Kami memberi minum kamu dari air susu yang ada di dalam perutnya, dan (juga) pada binatang itu terdapat manfaat yang banyak untuk kamu, dan sebagian dari padanya kamu makan“. (QS. Al Mukminun: 21)

Di bagian lain masih banyak Surat dan Ayat Al Qur’an yang mengajarkan kepada manusia bahwa manusia dipenuhi keperluannya dengan bantuan hewan ternak. Baca dan pahami ayat-ayat yang ada pada Surah-surah Ini :

Bahkan beberapa nama hewan ternak dijadikan sebagai nama surat di dalam Al Quran, misalnya sapi betina (Al Baqarah), hewan ternak (Al An’am), dan ternak lebah (An Nahl). Banyak ayat Al Quran yang secara eksplisit menyebut nama-nama hewan ternak, misalnya ternak sapi (QS. 2: 67-71, 73; QS Yusuf: 43), unta (QS. Al An’am:144; Al Hajj: 27, 37; QS. Al Ghasiyah:17), domba (QS. Al An’am:143, 146; QS. An Nahl: 80), kambing (QS. Al An’am: 143, An Nahl: 78, Shad: 23-24), unggas (QS. 2: 260; 3: 49; 5: 110; 6: 38; 16: 79; 23: 41; 27: 16; 67: 19), kuda (QS. 3: 14; 8: 60; 16: 8; 38: 31; 100: 1) dan lebah (QS. 16: 68-69). Bahkan ternak telah lama akrab dalam kehidupan kaum Muslimin, baik dalam pelaksanaan ibadah (zakat, kurban) maupun manfaatnya yang multi guna dalam kehidupan.
Hewan ternak merupakan sumber pelajaran yang penting di alam karena terdapat banyak hikmah dalam penciptaannya. Lihatlah bagaimana Allah memberikan kemampuan pada ternak ruminansia (sapi, kambing, domba dan kerbau) yang mampu mengubah rumput (hijauan) menjadi daging dan susu. Atau kemampuan yang dimiliki lebah madu dalam mengubah cairan nektar tanaman menjadi madu yang bermanfaat dan berkhasiat obat bagi manusia (QS. An Nahl [16]: 68-69). Sedemikian besarnya peran usaha peternakan dalam kehidupan, maka sudah pada tempatnya sub sektor ini mendapat perhatian kaum Muslimin, termasuk melakukan penelitian dan pengembangan produk peternakan yang bersumber pada Al Quran dan Al Hadist.

Jadi saya membantah keras buku “Don’t Drink Your Milk” oleh Frank A. Oski, M.D. yang mengajak masyarakat untuk meninggalkan minum susu karena alasan tidak sehat. 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s